Rabu, 31 Desember 2008

Stop Bulliying...!!!


Januari 1999 : Manchester Inggriss : Marie Bentham, delapan tahun, menggantung diri di kamar tidurnya dengan alat lompat talinya karena merasa tak mampu lagi mrnghadapi penindasan-penindasan di sekolahnya. Marry dianggap sebagai pelaku bunuh diri termuda karena penindasan di Inggris.

14 Nopember 1997 : Victoria, british Coloumbia : Reena Virk, 14 tahun, tewas setelah dijadikan bulan-bulanan rekan-rekan sekolahnya. Ia diserang dan dipukuli hingga tak sadarkan diri. Tangan, leher dan punggung Reena dipatahkan dengan sengaja sebelum ia akhirnya dibuang.

Dua kisah diatas merupakan bagian kecil dari isi buku ini yang menggambarkan tragedi memilukan dalam dunia pendidikan. Selama ini kita mungkin hanya menganganggap penindasan (Bulliying) hanya ada di Indonesia semenjak kasus IPDN mencuat yg menewaskan Praja Wahyu Hidayat dan Cliff Muntu. Ternyata bulliying yang terjadi di luar negeri juga tidak kalah sadisnya sebagaimana kisah di atas. Tawuran, pemerasan, seks bebas dan kenakalan remaja lain memiliki beberapa latar belakang penyebab, diantaranya keluarga, pola asuh dan lingkungan tentunya. Buku berjudul Stop Bulliying karangan Barbara Coloroso ini berisi banyak hal yang patut diketahui oleh para orang tua, pendidik maupun para pemerhati pendidikan. Diungkapakan bagaimana sebuah proses penindasan di sekolah terjadi dan akibat yang ditimbulkannya. Tidak lupa diberikan 100 tips melindugi anak ataupun adik2 kita menghindari tindakan penindasan - baik pra dan paska kejadian. Barbara yang merupakan Pakar pendidikan dan peneliti menyakijan buku ini dengan menarik dan patut dipelajari.

Anda bisa mendapatkan di toko buku terdekat atau pesan melalui www.serambi.co.id

(Judul : STOP BULLIYING, Memutus Rantai Kekerasan Anak Dari Prasekolah Hingga SMU oleh Barbara Coloroso. Penerbit : Serambi)

Tidak ada komentar: