Rabu, 31 Desember 2008

Stop Bulliying...!!!


Januari 1999 : Manchester Inggriss : Marie Bentham, delapan tahun, menggantung diri di kamar tidurnya dengan alat lompat talinya karena merasa tak mampu lagi mrnghadapi penindasan-penindasan di sekolahnya. Marry dianggap sebagai pelaku bunuh diri termuda karena penindasan di Inggris.

14 Nopember 1997 : Victoria, british Coloumbia : Reena Virk, 14 tahun, tewas setelah dijadikan bulan-bulanan rekan-rekan sekolahnya. Ia diserang dan dipukuli hingga tak sadarkan diri. Tangan, leher dan punggung Reena dipatahkan dengan sengaja sebelum ia akhirnya dibuang.

Dua kisah diatas merupakan bagian kecil dari isi buku ini yang menggambarkan tragedi memilukan dalam dunia pendidikan. Selama ini kita mungkin hanya menganganggap penindasan (Bulliying) hanya ada di Indonesia semenjak kasus IPDN mencuat yg menewaskan Praja Wahyu Hidayat dan Cliff Muntu. Ternyata bulliying yang terjadi di luar negeri juga tidak kalah sadisnya sebagaimana kisah di atas. Tawuran, pemerasan, seks bebas dan kenakalan remaja lain memiliki beberapa latar belakang penyebab, diantaranya keluarga, pola asuh dan lingkungan tentunya. Buku berjudul Stop Bulliying karangan Barbara Coloroso ini berisi banyak hal yang patut diketahui oleh para orang tua, pendidik maupun para pemerhati pendidikan. Diungkapakan bagaimana sebuah proses penindasan di sekolah terjadi dan akibat yang ditimbulkannya. Tidak lupa diberikan 100 tips melindugi anak ataupun adik2 kita menghindari tindakan penindasan - baik pra dan paska kejadian. Barbara yang merupakan Pakar pendidikan dan peneliti menyakijan buku ini dengan menarik dan patut dipelajari.

Anda bisa mendapatkan di toko buku terdekat atau pesan melalui www.serambi.co.id

(Judul : STOP BULLIYING, Memutus Rantai Kekerasan Anak Dari Prasekolah Hingga SMU oleh Barbara Coloroso. Penerbit : Serambi)

Kawinn Yukk ????....


Perkembangan buku-buku Islami saat ini sangat menggembirakan. Baik segi ibadah, muamalah, akhlak, politik dan lain sebagainya. Sebagian besar buku-buku tersebut adalah terjemahan dari luar negeri terutama dari Arab Saudi dan sebagian dari barat serta ada sebagian kecil dari pengarang lokal. Disamping itu ada yang sifatnya keras dan tanpa toleransi maupun ada yang terlalu bebas atau liberal dan ada pula yang tengah-tengah (tawassuth). Karena sebagia besar berupa terjemahan dari negeri asing, terkadang isinya agak kurang sesuai dengan budaya Indonesia . Diantara buku-buku tersebut yang banyak digemari adalah tentang masalah perkawinan.

Banyaknya kasus2 perceraian, KDRT, Aborsi dan lain sebagainya baik di kalangan artis, politikus maupun orang biasa menunjukkan adanya efek negatif dari apa yang dinamakan “ gaya hidup modern “. Pernikahan dianggap sebagai hal yang biasa dan tidak perlu diagungkan akibat kurangnya ilmu. Buku ini merupakan salah satu buku perkawinan yang sangat menarik untuk dibaca. Ditulis oleh pakar ilmu tafsir paling top yang dimiliki Indonesia saat ini, professor Muhammad Quraish Shihab. Buku berjudul “ Pengantin al-Quran ” ini, sebenarnya merupakan kumpulan nasehat hadiah perkawinan kepada 3 orang puteri beliau yang akhirnya dibukukan. Berisi nasehat dan panduan sebelum pernikahan, saat2 pernikahan dan pasca pernikahan sehingga layak dibaca tidak hanya bagi calon2 mempelai namun juga oleh para pasangan yg telah bertahun-tahun menikah.

Bagi yang telah menikah, diharapkan setelah membaca buku ini, kita akan semakin sayang terhadap pasangan, memiliki toleransi dan saling pengetian serta juga hal-hal lain yang berguna dalam melanggengkan pernikahan sehingga kita akan lebih menyadari arti dan tujuan sebuah pernikahan. Dan bagi yang masih jomblo, tentu saja ini saat yang tepat untuk mencari calon2 yang berkualitas sesuai tuntutan agama…..A Must Gift….Buku ini layak dijadikan sebagai hadiah perkawinan…

Anda bisa mendapatkan di toko buku terdekat atau pesan melalui www.lenterahati.c

(Judul : Pengantin Al-Quaran. Pengarang : Prof. Dr. Quraish Shihab. MA a.k.a Abu Najwa Shihab. Penerbit : Lentera Hati)

A Must Read....!!!!


Nabi Muhammad S.A.W, siapa yang tidak kenal dengan beliau. Tokoh terbesar sepanjang sejarah yang telah mereformasi nasib ummat manusia dari kegelapan dan kebodohan gaya hidup menuju kebenaran sejati melalui kebijakan wahyu dari Allah SWT. Telah ribuan tulisan dan buku di buat untuk menggambarkan kehidupan beliau. Sebuah hal yang tidak aneh, karena memang beliau satu-satunya tokoh yang jalan hidupnya menjadi ajaran bagi pengikutnya sampai kiamat kelak. Diantara buku2 tersebut banyak yg dikarang oleh para orientalis yang isinya mengejek dan mencari kelemahan Nabi tentu saja dengan tujuan menghancurkan Islam. Berbagai tuduhan dialamatkan kepada beliau seperti pedofilia, kejam, memiliki kelainan seks dan tuduhan-tuduhan keji lain. Dan maha suci Allah SWT, diantara orientalis tersebut juga ada yang justru akhirnya masuk Islam karena setelah melalui penelitian dan pengamatan mendalam justru menemukan hal yang sebaliknya. Salah satu diantaranya adalah pengarang buku ini, Professor Marting Lings atau nama muslimnya Abu Bakr Siraajuddin ini.

Agak berbeda dengan buku sirah (sejarah) Nabi yang lain, buku ini disusun melalui riset dan penelitian atas sumber2 paling penting dalam Islam yaitu Al-quran dan hadist dan tentu saja ditulis dengan sangat menarik khas ilmuwan barat. Yang lebih menarik lagi, kisah hidup Rasulullah SAW disajikan berurutan dan hampir menyerupai novel, sehingga tidak akan membuat pembaca bosan. Menurut saya inilah novel kisah nyata terbaik yang pernah saya baca. Maka tidak aneh jika di dalamnya kita akan menemukan fragmen menarik dalam diri beliau, seperti bagaimana rasa cintanya terhadap tanah air, sahabat, anak2 maupun istri2 beliau. Bagaimana kecemburuan diantara istri2 beliau yg jarang diungkap dalam kitab2 sejarah lain dan banyak hal yang mungkin belum kita ketahui. Selain itu buku ini akan membawa anda seakan-akan sedang berada di samping beliau dan merasakan semangat dan perjuangannya. Kita akan lebih tahu pribadi beliau sebagai Presiden, jenderal perang, Ayah, Suami, Sahabat, tetangga dan juga sebagai manusia biasa layaknya manusia lain yang juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Membaca buku ini jauh lebih menarik dari membaca biografi tokoh2 lain. Maka tidak berlebihan jika beliau menempati urutan pertama dari 100 tokoh dunia sepanjang masa. Saya merekomendasikan buku ini sebagai “ A Must Read”, sangat layak dibaca….

Anda bisa mendapatkan di toko buku terdekat atau pesan melalui www.serambi.co.id

(Judul : Muhammad, Kisah Hidup Nabi Berdasarkan Sumber Klasik oleh Marting Lings a.k.a Abu Bakr Sirajuddin. Penerbit : Serambi)

Nasehat dari Jauh

Assalaamualaikum.....

Tanpa terasa hari ini kita telah memasuki hari pertama di tahun 2009. ada berbagai hal dilakukan masyarakat dalam menyambutnya. Mulai yg santun dan berbudaya - seperti menggelar zikir akbar - hingga yang bertabur maksiat dan hura-hura. Diantara itu semua, yang paling penting adalah bersyukur kepada Dia, Sang Pencipta – Penggengam jiwa kita, yang telah memberi kesempatan kepada kita untuk menghirup nafas hingga saat ini hingga saat kita harus kembali kepadaNya kelak.

Selain itu, salah satu hal yang penting untuk kita laksanakan menyambut tahun baru ini adalah refleksi ke belakang, tentang apa yang telah dan belum kita lakukan. Mengintropeksi diri, apa kebaikan dan keburukan yang telah kita lakukan. Kesempatan yang tidak kita ambil maupun harapan yang belum tercapai dan lain sebagainya. Bukan untuk menyombongkan diri dan berbangga, namun agar kita menyadari bahwa ada banyak hal yang belum kita lakukan, khususnya dalam mempersiapkan perjalanan abadi kelak.

Dalam menyambut tahun yang baru ini juga tidak ada salahnya kita membuat rencana-rencana baru. Harapan-harapan dan juga cita-cita. Meski banyak orang merasa pesimis menghadapi tahun – yang kata para ahli akan dilalui dengan berat karena masalah krisis finansial, politik, keamanan, kehancuran moral dan lain sebagainya, namun selayaknya sebagai manusia yang meyakini adanya Tuhan tetap berharap Dia akan memberi yang terbaik buat kita. Dia lah yang sanggup merubah apa yang menurut kita tidak mungkin menjadi mungkin. Jadi tidak ada salahnya bercita-cita dan bermimpi. Karena sekian banyak kesuksesan sebenarnya hanya berasal dari mimpi, bukan sekedar mimpi biasa tentu saja, namun diiringi dengan usaha dan kerja keras tanpa meninggalkan do’a. Bermimpilah untuk menjadi yang terbaik di masa depan…….

Semoga Tuhan

menjadikan tahun ini lebih baik dari tahun kemarin…
memberi kita kesempatan membahagiakan orang2 di sekitar kita…
memberi yang terbaik untuk kita…istri – suami – anak – cucu - rizqi
memberkahi hidup kita, ayah ibu anak2 istri suami dan orang2 yg kita
menunjukkan jalanNya yang terang kepada kita
memberi khusnul khotimah saat kembali menghadapNya
mengabulkan segenap harapan dan do’a kita…

Amin…..

(Tanah Perantauan, awal 2009)

Minggu, 28 Desember 2008

Kullu 'Aam Wa Antum Bil Khoir...

Assalaamualaikum Warohmatullahi Wabarokaatuh.....
Bagaimana kabarnya kawan....Hopefully masih tetep dalam lindungan Allah SWT melaksanakan tugas sehari-hari. Hari ini adalah hari pertama penanggalan Hijriyyah, 1 Muharram 1430 H. Ada banyak hal yang terjadi saat ini di dunia. Di saat-saat seluruh Umat Islam di dunia merenung atas apa yang terjadi di tahun2 yg lalu, saudara2 kita sesama umat Islam dibombardir Yahudi Laknat Israel...ratusan jet temput F16 dan puluhan Heli Apache menggempur posisi2 yg disebut Israel sebagai lokasi pejuang Hamas, menjatuhkan ratusan ton bom yang memporakporandakan bangunan di darat. Faktanya, serangan itu salah sasaran. Rumah, Mesjid, Rumah sakit pun luluh lantak. Ratusan oroang gugur sebagai syahid. Masih belum puas, pagi ini israel hendak melaksanakan serangan darat yg diperkirakan lebih keji dan biadab. Benar2 kejahatan kemanusiaan terburuk...Parahnya lagi, negeri2 arab dan dunia Islam hanya bisa mengecam dan mengutuk. Belum ada tindakan pembelaan dan konkrit guna menolong Palestin. PBB yg harusnya menjadi peletak keadilan dunia malah membisu, takut sama Amerika Laknat dan Yahudi Israel. Nah, kita sebagai umat Islam, di Indonesia khususnya..meski tidak bisa membantu langsung, harus tetap mendoakan mereka. Diusahakan membaca qunut nazilah bagi saudara2 kita dan kalau ada kelebihan harta berilakanlah ke lembaga terkait. Semoga Allah memberi kesabaran dan syurga bagi saudara2 kita di palestin dan semoga Allah SWT segera menurunkan pertolongan-Nya dan menghancurkan Yahudi dengan tangan-Nya sendiri...

Eniwei, menyambut tahun baru kali ini saya teringat pesan seorang kyai sederhana saat ceramah di mejid kami yg kecil. Intinya, beliau menyitir akhir surat al-hasyr.....

" Wahai orang yg beriman, takutlah kepada Allah SWT dan hendaklah setiap orang melihat apa yg telah disiapkan buat hari Esok (akherat).......

Intinya, menyambut tahun baru ini, dan tentu saja setiap kali menyambut masa yg baru hendaknya kita selalu intropeksi atas diri sendiri...apa yg telah kita perbuat dan apa yang belum, apa yang telah kita persiapkan buat bekal perjalan abadi kelak...bukan melulu urusan dunia kita planning dengan baik, akherat is the most important...

Jadi, ga ada salahnya tahun depan buat ngerencanain kawin hehehe...bahagia dunyo akherat, amin....

'Alaa kulli haal..selamat tahun baru, Kullu 'Aam Wa Antum Bil Khoir...semoga tahun mendatang lebih baik dari hari ini...


Pekanbaru
1 Muharram 1430 H

Minggu, 21 Desember 2008

Love You So Much....

Assalaamualaikum.....
Dear all, gimana kabar anda semua..semoga masihtetep semangat hingga saat sekarang.Oh ya, hari ini adalah hari ibu, hari yang diperingati sebagai penghormatan kepada kaum Ibu. Ibu, makhluk yang memiliki posisi mulia di sisi Allah SWT. Bahkan Rasulullah SAW memberi gambaran betapa mulianya ibu sehingga wajib bagikita memulyakannya. Bahkan, salah satu kisah sahabat Beliau bernama 'Akasyah yg top markotop ibadahnya dan sangat ta'at kepada ibunya. Namun keadaan itu berubah setelah ia menikah.Perhatiannya kepada sang Ibu berkurang, sehingga Ibunya merasa sakit hati. Maka ketika ajalnya tiba, ia kesulitan mengucapkan kalimat laa Ilaaha Illa Allah...Bahkan setelah Rasulullah SAW sendiri yg menuntunnya. Akhirnya, Rasulullah memanggil ibunya untuk mendoakannya. Ibunya tidak mau karena merasa sakit hati. Maka Rasulullah meminta agar Sahabat yg lain mencari kayu bakar untuk membakar 'Akasyah agar segera meninggal. Hal itu yg membuat hati ibunya luluh dan akhirnya memaafkannya.'Akasyah pun meninggal dengan tenang.....

Cukuplah kemulyaan seorang Ibu disebutkan dalam sabda Nabi menjawab pertanyaan siapa yg harus ditaatinya setelah Allah dan RasulNya dengan tiga kali menjawab "Ibumu", baru pertanyaan keempat beliau jawab dengan "bapakmu"...
Karena itu, kadang kita merasa sedih dan prihatin, di zaman akhir ini banyak anak sudah tidak taat kepada ibunya, bahkan kadang membentaknya. Padahal, mengatakan "ah" saja dilarang.Banyak adik2 kita lebih taat kepada temannya untuk bermain dari-pada memenuhi perintah ibunya untuk sholat misalnya. Menurut Nabi, salah satu tanda hari kiamat adalah ketika seorang budakberani memerintah tuannya, sebagai gambaran anak yg membantah perintah sang Ibu. Bahkan, salah satu do'a yg langsung didengarAllah adalah do'a orangtua kepada sang Ibu. Adalah sebuah kerugian besar ketika Ibu masih ada kita tidak sempat berbakti kepadanya. Karena itu, bagi anda yg masih memiliki Ibu, hormati dan sayangi dia apapun yg terjadi. Dan bagi ibu anda yg telah wafat, doakanlah beliau karena itu adalah balas jasa yg paling diharapkannya...

Akhirnya, saya ingin menyampaikan selamat hari Ibu....bersemangatlah wahai para Ibu, didiklah anak2mu menjadi penerus Ummat ini, dan jangan pernah menyerah..yakinlah Allah menyediakan kedudukan yg tinggi di sisi-Nya untukmu. SemogaAllah melindungimu sekarang dan selamanya......

"Allahummagfir Lii Wa Liawaalidayya warhamhumaa Kamaa Robayaanii Shoghiiroo...."

WHO SHOULD I GIVE MY LOVE TO
MY RESPECT AND MY HONOUR TO
WHO SHOULD I PAY GOOD MIND TO
AFTER ALLAH AND RASULULLAH
COMES YOUR MOTHER...
WHO NEXT?? YOUR MOTHER.........
WHO NEXT?? YOUR MOTHER...
AND THEN?? YOUR FATHER...

'COZ WHO USED TO HOLD YOU
AND CLEAN YOU AND CLOTHED YOU
WHO USED TO FEED YOU
AND ALWAYS BE WITH YOU
WHEN YOU WERE SICK DAY UP ALL NIGHT
HOLDING YOU TIGHT
THAT'S ALRIGHT NO OTHER...MY MOTHER...

WHO SHOULD I TAKE GOOD CARE OF
GIVING ALL MY LOVE WHO SHOULD I THINK THE MOST OF
AFTER ALLAH AND RASULULLAH
COMES YOUR MOTHER...
WHO NEXT?? YOUR MOTHER.........
WHO NEXT?? YOUR MOTHER.........
AND THEN YOUR FATHER.....

'COZ WHO SHOULD HEAR YOUBEFORE COULD TALK
WHO USED TO HOLD YOUBEFORE YOU COULD WALK
AND WHEN YOU FAILED WHO WILL PICK YOU UP
CLEAN YOU (???)

WHO SHOULD I STAY RIGHT MOST TO
LISTEN MOST TO NEVER SAY NO TO
AFTER ALLAH AND RASULULLAH
COMES YOUR MOTHER...
WHO NEXT?? YOUR MOTHER.........
WHO NEXT?? YOUR MOTHER...AND THEN YOUR FATHER...
'COS WHO USED TO (HIGH) YOU
AND BUY YOU NEW CLOTHES
COMB YOUR HAIR AND BLOW YOUR NOSE
AND WHEN YOU CRIED WHO WAIT YOUR CHEERS
KNOW YOUR FEARS WHO REALLY CARES
MY MOTHER.....

SAY ALHAMDU qjj
THANK YOU ALLAHFOR MY MOTHER...

http://www.imeem.com/lushprogress/music/3q_RmZGm/lush_progress_the_ocean_my_mother_imeem_full_stream/

Minggu, 07 Desember 2008

Iedul Qurban 1429 H

Allahu Akbar....Allahu Akbar....Allahu Akbar....Allahu Akbar Walillahi al-Hamd......

Gema takbir menggema dimana-mana pada hari ini bertepatan dengan hari raya Iedul Qurban 1429 H. Semua umat Islam terutama di Indonesia melaksanakan sholat Hari raya dengan ceria. Tidak ketinggalan di sini, di Kota Pekanbaru. di Kota yang merupakan ibukota Propinsi Riau ini, sholat ied dipusatkan di Masjid Agung An-Nur di kawasan Hang Tuah. Meski rintik2 gerimis mengiringi keberangkatan Jama'ah, semua tetap khusyu' melantunkan takbir sepanjang perjalanan.
Tiba di pelataran mesjid, kami langsung mengambil tempat di depan podium. Karena malam harinya hujan turun dengan lebat, lapangan rumput yg ada agak becek, beruntung masih ada penjual koran sehingga meski tidak membawa sajadah, kami masih bisa sholat meski sedikit agak susah konsentrasi, maklum koran yg ada banyak berisi gambar2 rumah, mobil bahkan ada juga yg bergambar artis hehe.... Khotib yg khutbah kali ini adalah gubernur yg baru saja terpilih, yakni Rusli Zaenal yg juga seorang mantan Qori'. Selesai sholat kami pun pulang melalui jalan yg berbeda, katanya sih mencontoh Kandjeng Nabi. Tiba di rumah, saat hendak mencari sarapan, tiba2 Ibu Kos menyuruh kami semua anak kos untuk makan opor di rumahnya. Inilah salah satu tradisi melayu yg saya suka, makan gratis hehe....meski jauh dari rumah, saya masih bisa merasakan masakan khas hari raya tersebut. Dengan lahap dan penuh perjuangan akhirnya kelar juga acara makan2 dan ramah tamah tersebut.
Sesaat kemudian di mesjid samping rumah dilaksanakan penyembelihan hewan kurban. Yg Unik di sini orang yg berkurabn dimohon sedapat mungkin hadir menyaksikan hewan korban disembelih. Dan yang tak kalah aneh lagi, selesai hewan kurban disembelih, para pengkurban tadi bergantian mengolesi beberapa bagian tubuhnya dengan darah hewan korban, saya tidak tau itu hanya iseng atau memang sudah menjadi adat....Memang benar kata orang Belanda, " Diferent Pond Diferent Fish " Beda tempat beda pula adat.
Meski tidak mendapat satupun kupon jatah daging kurban, alhamdu qjj hari ini saya mblendang daging, karena salah satu adat melayu adalah melaksanakan syukuran kurban. Yg menarik doa disini ga pake lama, hanya sekitar 5 menit dan sisanya tinggal pilih mo pake lauk rendang, opor ato yg laen. Maka jadilah hari ini makan siang dan makan malam gratis hehehe...Ah, seaindainya tiap hari adalah lebaran...

Well, Selamat Hari Raya Qurban, semoga kita bisa meneladani kesabaran dan ketaatan Nabiyullah Ibrahim dan Nabi Ismail 'Alaihis Salam......

Pekanbaru, 10 Dzulhijjah 1429 H

Rabu, 03 Desember 2008

Romantis (Rokok Mangan Gratizz...)

Ada yang bilang hidup dirantau itu banyak suka dukanya.
Maklumlah, lingkungan, tradisi dan budaya yang berbeda
kadang membuat kita merasa asing dari orang lain. Namun,
sebenarnya kalau kita mau menyikapi dengan bijak, banyak
juga lho manfaatnya. Sudah ga terhitung saya bengong di
warung karena ga paham pertanyaan si pelayan....seperti
" Do, makan siko...??", hehe belakangan saya baru paham
kalau artinya, mangan kene ta Kang..??" itupun karena
jasa translator yg merangkap sebagai driver saya.
Atau pengalaman gimana susah dan mahalnya makanan di pe-
gunungan Papua sana, seperti dalm beberapa postingan
yang telah lalu.
Namun selain itu semua, ada banyak juga senangnya nge-
rantau di negeri orang. Seperti kisah semalam berikut ini.
seperti biasa, abis magrib di mejid, saya biasa leyeh2
baca buku ato sekedar istirahat sambil nunggu ngisyak
baru tidur (maklum, dua hari ngelilingin kota Pekanbaru
memang melelahkan). Nah, pas mau keluar mejid, tiba2 ada
pengumuman ada yg mengundang jama'ah untuk hadir di rumah
salah seorang jama'ah. Semacam tahlilan kalau di Jawa.
Namun, yang membedakan di sini bukan tahlilan namanya,
namun Doa selamat. Trus disini ibu2 juga diundang hadir
untuk membaca doa...Yg ini lagi, disini doanya ga sepanjang
di Djawa sono, paling banter 10 menit.zDan yang paling seru,
di sini semua makanan langsung disajikan di depan hadirin.
Tau sendiri khan, orang padang jago masak, Ada Ayam goreng,
Balado, Gulai Daging,Telur, semur jengkol, ikan patin,dan
lain sebagainya, ga ketinggalan buah2an.....
Gawsa pake nanya, yg namanya "iler" udah ga kebendung deh
hehehe... Bagusnya, di sini doa selamat tidak harus dilaksa-
nakan tiap orang, hanya yg memiliki rejeki lebih dan ingin
berbagi dengan sesama saja. Mungkin ini bisa di tiru di
Jawa sana, agar janga
n sampe masih ada cerita ngutang
hanya gara2 pengen selametan.

Terlepas dari Pro kontra masalah Tahlilan, yang pasti
sedekah adalah hal yang sangat dianjurkan Kandjeng Nabi
Shallaallahu Alaihi Wasallam, selain karena bisa menolak
bala, juga baik untuk menjaga relasi antar sesama. Apa-
lagi untuk anak kos seperti saya. Pokok'e nek ada undangan
doa bersama, itu berarti biaya jatah makan hari ini bisa
untuk besok hehehe, ngirit......


Ayo Kang, Ndang dianclap.....

Senin, 01 Desember 2008

"J"...Grow Up, Dude....!

Bismillahirrohmaanirrohiimmm....

Alhamdu qjj, kubuka pagi hari ini dengan penuh semangat
meski semalaman begadang bikin report buat hari ini. Hari
ini, usiaku berkurang lagi 1 tahun. Ah, hidup memang tidak
terasa, sepertinya baru kemaren aku bermain dengan sahabat
di desa, belajar sebangku di sanawiyyah dan menikmati in
dahnya remaja di Aliyah, dan hari ini lebih dari seperampat
abad aku menghuni dunia ini.

Kucapkan syukur pada Allah
Alhamdu qjj, terima kasih ya Allah........
Terima kasih atas anugerah umur ini...
Terima Kasih telah menganugerahiku hidup yg indah
Terima Kasih Atas Iman dan Islam yg Kau Berikan
Terima Kasih Atas Anugerah keluarga yg sakinah..
Terima kasih telah memberiku kesempatan hidup bersama
shahabat dan teman2 yg hebat...
Terima kasih telah memberiku Perkerjaan yg luar biasa
Terima kasih atas rezeki yang berkah
Terima kasih.....
Terima kasih.....
Terima kasih.....
Terima kasih.....
...
...
...
Takkan cukup kata-kata mengungkapkan segala anugerahMu
sebagaimana telah Kau sebutkan
"jika engkau menghitung anugerah Ku, Takkan mungkin kau
sanggup menghitungya....."

Anugerahilah aku umur yg berkah....
Istri yg sholihah....
Anak2 yg baik........
Rizki yg berkah dan bermanfaat....
Khusnul Khotimah........Amin


Kepada Keluarga dan teman2 sekalian.....
Terima Kasih telah menjadi bagian dari hidupku...
Terima Kasih atas doa dan segalanya.........
Semoga Allah menjadikan hubungan kita kekal abadi
Selamanya.......

Kamis, 27 November 2008

Jadi, Kapan Giliranmu Bujang...

Kata-kata itu selalu terucap dari orang-orang terdekat saya, baik keluarga maupun temen2 tiap kali kami bertemu saat saya pulang kampung. “ Nantilah, tunggu aja tanggal mainnnya”, atau “ iya nih, lom ketemu jodohnya, tahun depan kali….”, adalah beberapa jawaban singkat saya sekedar mencairkan suasana. Memang, banyak hal yang telah direncanakan, namun kadang meleset dari perkiraan. Begitupun pernikahan. Saya masih ingat beberapa kawan yang merencanakan tahun ini harus sudah menikah, toh belum juga bias melaksanakan. Termasuk saya yang akhir-akhir ini agak susah tidur karena sering kebawa pikiran perasaan pengen segera kawin….

Seperti hari ini nih, satu lagi shahabat dekat saya si Ida berkesempatan menjalankan separuh agamanya dan (lagi2), saya hanya bisa menyampaikan rasa turut berbahagia melalui pesan singkat dan telepon . Bukan apa-apa, setiap kali mendengar ada shahabat ataupun saudara menikah, rasanya pauwengen banget. Tuntutan dan beban kerja yang begitu tinggi sehingga mengharuskan saya jauh dari keluarga, adalah salah satu alasan utama saya ingin segera membentuk keluarga, ben tentrem atine…kata mama beberapa saat lalu. Sepertinya hidup ini bakal nyaman banget saat kita bangun ada yg sampein, “ selamat pagi sayang “, atau saat kita capek banget abis kerja keras, trus tiba2 si kecil datang dan memeluk kita sambil bilang, “Pak…gendong…’. Alamakk…..Rancak nian iduik ambo, kata orang Padang.

Memang, jaman sekarang sepertinya ga lazim kalo dua insan berlainan jenis, gapake pacaran maen kawin aja. Namun, sebenarnya di situlah letak keasyikannya, disamping kita akan merasakan sensasinya, kita juga akan bisa explore lebih jauh terhadap pasangan kita, tentu saja tanpa takut dibayangi dengan dosa, sebagaimana kalau pacaran. Kan, ga asyik kalau udah tau luar dalam, pegang sono gencet sini, apa asyiknya malam pertama hehehehe…itu sih kata pakar2 konsultan perkawinan, macam Faudzil Adziim dan lain-lain. Tentu saja tanpa mengabaikan adanya perkenalan dan pertemuan sekedar mengetahui agama dan latar belakang keluarga maupun keadaan lainnya…

Nah, bagi shahabat laki2 saya yg telah menikah, ada sebuah pepatah arab kuno yang disampaikan seorang istri yg selalu mengenang suaminya. Dan ketika ditanya apa keistimewaannya, dia menjawab :

Dlohuuka idzaa walaja Selalu tersenyum bila di rumah
Sakuutun Idzaa Kharaja Tak banyak tingkah ketika di luar
Akuulun Limaa Wajada Dia makan apa yang terhidang
Wa ghoiru Saailin Limaa Faqoda Tidak menanyakan apa yg tidak ada….

Buat yang putri, jadikan suamimu satu2nya arjuna yang menjadi pelindungmu. Lebih ekstrem lagi orang arab bilang : “jadilah engkau budaknya, maka iapun akan menjadi budakmu, tentu dalam konotasi yg paling positif. Intinya, sebagaimana dalam al-quran pasangan suami istri adalah bagaikan tubuh dan baju. Saling menutupi aib satu sama lain dan menjaga kehormatan serta kebahagiaan.

Dan jangan lupa, bukan cuman kalau mau makan baca doa, kalau mau yang “ atu itu ”(tau kan maksudnya), juga harus baca doa. Kan ga lucu, kalau lagi asyik2nya, eh pasangan kita teriak2 kesurupan Mak Lampir Cabull hehehe (Kidding…!). Maksudnya biar anak kita jadi anak sholeh. Masalah doanya, konsul aja ma ustadz di musholla.

Nah, ini nih yang paling penting. Buat yang masih ndomble dan Jomblo, don’t worry dude, Nasib, jodoh, Rizqi dan Umur udah ditentuin. Seperti kata Rasulullah, Tinta telah mengering dan pena telah diangkat….sebagai kiasan bahwa semua telah dituliskan di Laukh Mahfudz…..Tapi jangan lupa bedoa sambil usaha ya… Cari yg terbaik, yang baik agamanya, cantik, baik keluarganya, pendidikannya dan lain2…

Ok, selamat berbahagia bagi yg telah berpasangan dan selamat berjuang bagi yg masih bujang…Bersemangatlah…..

Allahumma Laa tadzarnii Fardan Wa Anta Khorul Waaritsiin….
Ya Allah jangan biarkan aku dalam kesendirian, Sedangkan Engkaulah
Sang Maha Pemberi Anugerah…………

*) Hanya sekedar tulisan iseng, sebagai hadiah perkawinan buat shahabat
dekat saya, Mba Ida dan Suami dan yg segera menyusul Mas Taufiq….
Barakallahu Lakum Waj’alakum Wawaddatan Warahmah….
Buat yg selalu setia menunggu saya, Makasih ya…I Love U Makk

Selasa, 25 November 2008

Kolor VS Duren.....

Hari ini banyak orang dag dig dug jantungan karena kondisi perekonomian global sedang gonjang ganjing. Tingkat inflasi naik, perekonomian lesu dan dunia bisnis sedang kolaps, Bahkan Bursa Efek Indonesia sempat ditutup karena saking kacau balaunya ekonomi dunia. Hampir semua bursa efek dunia rontok satu demi satu. Nilai tukar rupiah hari ini bahkan mencapai 12.900 tiap dolar. Sebuah kondisi yang tidak pernah terjadi lagi sejak krisi moneter 10 tahun silam. Pengangguran di mana-mana. Yg terbaru, di tempat saya di tempat saya saat ini, PT RAPP (Riau Andalan Pulp and
Paper), mem-PHK 1000 karyawan, sementara 1000 orang lagi masuk dalam wating list PHK.


What Happen ?

Semua itu berawal dari rontoknya ekonomi satu negara, ya satu negara saja
yang selama ini selalu membanggakan sistem ekonomi kapitalisnya, AMERIKA. Bencana ekonomi tersebut berawal saat terjadi kiris Sub-Prime Mortage, saya tidak paham arti sebenarnya, tapi di koran2 dijelaskan bahwa sub prime mortage adalah Kredit Kepemilikan Rumah atau (KPR) yg gagal dibayar oleh si peminjam. Mungkin sebagian kita bertanya, apa hubungannya dengan kehancuran ekonomi global. Begini, sistem ekonomi saat ini memungkinkan adanya bisnis berantai, sehingga kalau yg paling bawah (kreditor) kolaps, maka atasnya ikutan kolaps. Contoh, si Michael mengajukan kredit membeli rumah tipe SN (Sangat Ndeso, hehehe just 4 example), ke bank A, trus disetujui dengan beban bunga sekian tahun. Nah, Bank A itu modalnya pinjam bank B, bank B ambil modal dari Bank C, terussss ke atas. Ketika Si Michael ga bisa bayar cicilan, ostosmatis Bank A rugi, nah Ada sekian juta Michael yg gagal bayar, maka Bank A gabisa bayar ke Bank B, Bank B janji2 mulu ke Bank C, dan sterusnya. Akhirnya, perusahaan2 raksasa MAerika pada berjatuhan sehingga memaksa pemerintah memberi suntikan dana yg dikenal dengan BAILOUT, atao di Indonesia dikenal dengan BLBI (bantuan Likuiditas bank Indonesia). Lehman Brothers, perusahaan Yahudi terkemuka juga jatuh, dan baru2 ini Citibank juga rontok..



Semua itu ditambah lagi dengan permainan para pialang saham yg membuat nilai minyak naik turun ga karuan. Bayangkan saja, hanya dalam waktu seminggu minyak bisa naik hampir 100% dari harga normal, padahal produksi minyak dunia stabil. Itulah yg di jual di bursa saham, bukan minyak yg sebenarnya tapi kinerja perusahaan dan hal2 non riil lain. Jadi, bukan produksi minyak yg kurang tapi monopoli penjualan minyak oleh beberapa perusahaanlah penyebabnya. Sebagai contoh, kalau kita beli minyak langsung dari produsen harganya Rp. 1000 perak katakanlah, nah karena banyaknya perusahaan yg ikutan main, padahal mrk hanya jualan kinerja perusahaan tsb, maka minyak bisa tembus Rp. 10.000, bahkan mungkin lebih tinggi lagi. Lihat saja, masak harga minyak bisa berubah-ubah hanya karena isu2 politik atau isu lain yg sama sekali tidak ada hubungannya dengan jual beli. Bahkan, ada yg sudah saking keselnya bilang,
" Udah deh, gawsa lagi beli minyak atau barang lain lewat bursa, bagaimana
kalau kembali ke jaman baheula, pembeli langsung tukar barang (barter) dengan penjual. Jadi kedua pihak sama2 untung dan tidak merugikan orang banyak. Contoh nya, Si A mau beli Kolor ke toko Si B, sementara Si B pengen makan duren Si A, maka jadilah kolor di tuker ma si duren B, masalah ukuran, mungkin tergantung durennya kali hehehe....

Intinya, rasanya ga adil banget kalau seluruh dunia kolaps, negara2 berkembang seperti indonesia, atau Brazil dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yg tinggi, ti ba2 ambruk hanya karena kesalahan satu negara, AMERIKA....
Ada sekian contoh, beberapa milyuner kekayaannya berkurang hampir 50% hanya dalam 3 hari. Atau bisa juga hutang bertambah berlipat-lipat hanya dalam seminggu. Coba bayangkan, kalau kemarin saya punya saham 1000 lembar dengan harga satu lembar Rp. 1500, maka kekayaan saya sebesar 1.500.000, tiba2 pagi tadi nilai saham turun menjadi 100 perak, maka kekayaan saya tinggal 100.000............
Atau jika saya punya hutang 1000 dolar dengan kurs rupiah 9000, itu berarti hutang saya 9000.000, tiba2 sore hari kurs dolar naik menjadi 12.000, itu berarti hutang saya melonjak menjadi 120.000.000, padahal bukan karena kesalahan kita. Di dalam negeri, Bakrie and Brothers yg sempat menjadi orang terkaya di negeri ini juga kolaps, karena salah satu penghasil kekayaan utamanya PT BUMI resources gagal bayar utang, dan kini dijual ke Northstar Inc. Dan masih banyak lagi contoh lain. Yang kita takutkan, kejadian krisis 1997 bakal terulang, dimana-mana terjadi rush (penarikan uang besar2an) dari bank. Karena sebesar apapun bank, pasti akan kolaps kalau semua uang nasabah diambil.

Hikmah dari peristiwa di atas adalah, sebaik apapun kalau sudah dilarang qjj,
maka pasti ada keburukannya. Seperti riba, misalnya..setelah sekian tahun
Bank2 Amerika yg membanggakan kapitalisnya, toh akhirnya rontok dan itu
di luar dugaan pakar2 ekonomi. Namun, sebagai orang beragama, kita yakin,
semudah itu Allah membalikkan keadaan semudah itu pula Allah mengembalikannya, asal kita berusaha dengan sungguh2...So, Jangan panik, hadapi dengan senyuman dan inget pesen Kanjeng Nabi :

"Kalau ente pengen umur panjang dan rejeki lancar, banyak2lah silaturahim"

juga pesen beliau

" Sedekah itu akan menolak bala (bencana) "

jadi, selamat bersilaturahim dan sedekah, semoga hidup kita makin berkah...Amin


*)Mohon maaf, Penulis bukan ahli ekonomi makro atau mikro, tapi kalau
bab ngabisin duwit buat beli duren dan belanja kolor, monggo hehehe...

Sabtu, 15 November 2008

Akhirnya...

Assalamualaikum wr.Wb.
Ya, akhirnya... kata-kata itu terucap ketika akhirnya saya berhasil dengan susah payah (hehehe, mendramatisir banget...) nonton pilem Lasykar Pelangi di theater. Tapi itu bukan berarti capek nunggu cd bajakannya ga muncul2 , coz satu bulan lalu sebenernya saya dah dapat 4 tiket waktu masih di Malang, namun karena dapat tiket sore, akhirnya karena satu hal dan lainya, tiket tersebut saya jual lagi (hehehe, cari untung ...).

Eniwei, bener kata teman2, meski tidak bisa menggambarkan isi novel aslinya seratus persen, pilem ini lumayan bagus ditonton buat mengingatkan kita tentang masih rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia. Bayangkan saja, di Belitong yg kaya dengan sumber daya alam, masih banyak anak2 yg tidak mampu sekolah (mungkin sekarang sudah tidak ada lagi). Diantara sekian banyak hal yg bisa kita petik dari pilem ini adalah perjuangan seorang guru sangat patut dihargai. Bu Muslimah dan Pak harfan contonya,di tengah himpitan keadaan yg serba susah masih berjuang dengan semangat agar sekolah satu2nya yg berbasis akhlak itu tidak ditutup. Mata saya sempat berkaca-kaca ketika beberapa kata hikmah keluar dari mulut sang penjaga sekolah (saya lupa namanya), bahwa meski sekolah tersebut tidak mampu lagi membayar gaji gurunya, meski hanya tiga orang, mereka tidak menyerah. Dia mengatakan " bahwa mendidik itu bukan sekedar dengan angka-angka, sebagaimana keadaan sekolah masa kini. Mendidik itu dengan hati, katanya...". Saya teringat dulu waktu sekolah di desa, bayarnya pake beras, bahkan ketika Aliyah, masih ada salah seorang guru saya yg tidak mau mengambil sepeserpun gajinya. Subhanallah....Namun beliau memiliki kedudukan yg mulia di hati kami para muridnya, sebagaimana Pak Harfan di mata Lasykar Pelangi. Dan hasilnya, lahirlah pribadi2 besar seperti lintang, ikal, mahar dan lain2, meski mereka adalah orang2 yg tidak mampu.

Memang, ditengah kemajuan pendidikan saat ini, sebagian besar sekolah hanya mengajarkan anak didiknya, bagaimana lulus dengan nilai tertinggi dan menjadi juara, tentu dengan biaya yg setinggi-tingginya. Mereka seakan lupa bahwa pendidikan bukan komoditas dagangan yg bisa diperjualbelikan. Sementara sisi empati, kepedulian, rendah hati, kemauan berbagi dan lain sebagainya seakan hilang tercerabut dari hati peserta didik. Kita tentu masih ingat betapa banyak pejabat yg saat ini dibidik KPK karena kasus korupsi, menariknya hampir sebagian besar adalah Sarjana dan lulusan terbaik di kelasnya. Itulah, hasil dari pendidikan yg hanya mengandalkan nilai2 angka dan mengabaikan nurari atau pendidikan akhlak.....

akhirnya, Filem ini jg seakan memberi semangat, bahwa :

" ORANG MISKIN PUN BERHAK BERCITA-CITA ".

Hidup orang Miskin......

(Dedicated for my Lovely Friends at Al-Amin Mlg, Mr.Dany_Pak Giek_Bu Nuri,Bu_Nari dan semuanya, Bersemangatlah dan jangan pernah menyerah....)

Senin, 10 November 2008

Hidup Pahlawanku...

Assalamualaikum Wr.Wb.

Hari ini adalah hari yg diperingati sebagai hari pahlawan di Indonesia. Keinget dulu waktu kecil, kita harus hapal nama2 pahlawan, mulai pahlawan revolusi hingga pahlawan kemerdekaan. Hal itu sebenarnya baik untuk mengingatkan kita akan jasa dan pengorbanan mereka, sehingga dengan menghafal sejarah mereka kita akan memiliki semangat untuk mengikuti jejak mereka. Namun di sisi yg lain, hal itu juga akan mempersempit makna pahlawan itu sendiri. Kita terlanjur dicekoki dengan doktrin bahwa pahlawan itu hanya para pejuang kemerdekaan dan tentara yg gugur di medan laga. Kita lupa bahwa sebenarnya di luar itu masih ada jutaan pahlawan yg secara sadar atau tidak kita lupakan. Kita kurang menyadari bahwa para guru, ustadz, pedagang, tukang bakso, tukang sampah, tukang tambal ban, saudara-saudara kita yg berjuangan di negeri orang jauh dari keluarga tercinta demi sesuap nasi, dan tentu saja yg paling utama - kedua orang tua kita - adalah pahlawan. Mereka adalah pahlawan bagi keluarga masing-masing, pahlawan bagi masyarakat. Bayangkan saja jika sehari tukang sampah mogok kerja, bayangkan jika di tengah terik matahari yg panas, ban sepeda kita bocor dan tak satupun penambal ban buka, karena mogok kerja menginginkan naiknya biaya penembelan ban, bayangkan jika kedua orang tua kita menyerah untuk mendidik kita, karena saking ndableknya kita saat kecil(sepuntene makk), tentu akan serba repot bukan.

Intinya, postingan ini ingin mengingatkan kita bersama bahwa siapapun dan apapun profesi kita, kita bisa menjadi pahlawan dengan cara mendedikasikan hidup kita berusaha untuk berbuat yg terbaik, bagi diri, masyarakat dan negara kita.

jadi, Selamat berjuang pahlawanku.....

(Dedicated for my beloved Mam and Dad and All of my Friends...I Proud of You)

Sabtu, 08 November 2008

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rooji'un

Bismillahirrohmaanirrohiim.....
Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rooji'un

Tadi malam, eksekusi mati tiga terpidana bom Bali 1 yang ditunggu banyak pihak akhirnya selesai dilaksnakan. Ketiga terpidana yakni (Alm.) Amrozi, Mukhlas dan Imam Samudera menghembuskan nafas terakhir di ujung senapan Regu Tembak di Lapas Batu Nusakambangan, Cilacap. Terlepas dari pro dan kontra atas apa yang telah mereka lakukan, sebagai sesama ummat Islam, kita patut mendoakan semoga ketiganya diampuni segala dosanya dan diterima amal ibadahnya, Amin. Kini ketiganya telah meninggal, tinggal kita yang hidup yg harus mengambil pelajaran, khususnya ummat Islam. Semoga ini menjadi akhir dari apa yg disebut "jihad" menurut pandangan mereka. Cukup sudah kekerasan atas nama agama.

Memang, saat ini Indonesia sedang dijajah negeri2 asing, baik secara ekonomi, adat dan budaya serta berbagai segi lain. Namun, selama mereka tidak mengusir kita dari tanah air, kita tidak boleh menggunakan kekerasan dalam melawan penjajahan tersebut. Jika mereka menjajah kita di bidang budaya, maka saatnya melawan dengan budaya, jika mereka menjajah kita di bidang ekonomi, maka sudah saatnya melepaskan diri dari sistim ekonomi kapitalis dan sebagainya. Intinya Islam hanya mengajarkan kekerasan di wilayah perang, tidak di tempat damai. Bahkan Rasulullah SAW melarang membunuh wanita, anak, hewan ternak bahkan memotong tumbuhan rindang dalam kondisi perang. Musuh yg telah menyerah pun dilarang untuk disakiti dan yg mau bersyahadah harus diampuni. Artinya, Islam sangat menghargai nyawa makhluk hidup dan kita dilarang keras menghilangkannya tanpa alsan yg benar.

Di internet pun beredar semacam " surat ancaman jika ketiganya diskesekusi mati, yakni mereka akan membunuh para petinggi bangsa ini dan tidak luput juga pemimpin Nahdlatul Ulama, KH Hasyim Muzadi. Kabarnya sang pembuat situs sudah tertangkap polisi. Kita sesama ummat Islam harus berhati-hati, karena bisa saja pelakunya ingin mengadu domba ummat Islam di Indonesia dan memperkeruh suasana.

Demikianlah, semoga ini menjadi pelajaran bagi ummat Islam Indonesia. Mari tebarkan kedamaian dan sebarkan Islam dengan cara yg damai dan santun. Lawan penjajahan ideologi dan budaya dengan cara yg sebaik-baiknya, bukan dengan bom dan pedang...

'Allahu A'lam Bis Shawwab

*) tulisan ini merupakan opini pribadi dan tidak bermaksud menyinggung siapapun

Selasa, 04 November 2008

Orgil....Am I

Assalamualaiku. Wr.Wb.
Mengawali posting bulan Nopember kali ini, saya diliputi rasa prihatin dan sedih karena di tempat saya saat ini (Pekanbaru), semakin banyak orang gila yg berkeliaran. Banyak hal yg membuat mereka gila, masalah ekonomi, sosial dan lain sebagainya. Yg paling baru, banyak orang stress karena tidak mampu menahan sedih saat sawit yg selama ini menjadi sumber pendapatan mereka, harganya anjlok akibar krisis global yg disebabkan hancurnya sistem ekonomi Amrik. Namun apakah benar mereka itu yg disebut dengan orang2 gila, salah satu tulisan kawan berikut patut disimak guna menganalisa apakah kita termasuk gila atau tidak. selamat menikmati....

Date: Fri, 09 Jan 2004 07:27:12 +0700
From: imam.muta'alim@power.alstom.com View Contact Details Subject: DIAGNOSA GILA
To: "iqbal_m39" , "Anthoni Rahman" , h3r1_77@plasa.com, mustain@uninet.net.id, mighoz@yahoo.com, "Fitri"
Gila Sebenarnya

Pada suatu hari, Rasulullah SAW melewati sekelompok orang yang sedang
berkumpul. Beliau bertanya, " Karena apa kalian berkumpul disini?".
Para sahabat menjawab, " Ya Rasulullah, ini ada orang gila, sedang mengamuk.
Karena itulah kami berkumpul disini?". Beliau bersabda :"orang ini bukan gila. Ia sedang mendapat musibah. Tahukah kalian, Siapakah orang gila yang benar-benar gila ( al-majnun haqq al-majnun)?" Para sahabat menjawab, "Tidak,ya Rasulullah?" Beliau
menjelaskan," Orang gila adalah orang yang berjalan dengan sombong, yang memandang orang dengan pandangan yang merendahkan, yang membusungkan dada, berharap akan ada Surga Tuhan sambil berbuat maksiat kepadaNya, yang kejelekannya membuat orang tidak anam dan kebaikannya tidak pernah diharpkan. Itulah orang gila yang sebenarnya. Adapun orang ini, dia hanya sedang mendapat musibah saja."

Majnun, orang gila, berasal dari akar kata jannat, yang artinya menutupi. Dia masih mempunyai akal, tetapi akalnya itu tidak dapat menerangi perilakunya. Akalnya sudah dikuasai hawa napsunya. Dengan pengertian inilah Nabi Muhammad SAW, menyebut orang takabur sebagai majnun. Para sahabat menyebut majnun kepada orang yang perilakunya tidak normal (abnormal).

Sementara Nabi menyebut orang seperti itu dengan mubtala, orang yang mendapat musibah, orang sakit. Dia sakit karena tidak sanggup menanggung derita. Perilakunya yang aneh hanyalah teknik untuk melarikan diri dari kenyataan yang sangat menyakitkan : berpisah dengan orang yang dicintai, dikhianati sahabat, kehilangan pekerjaan, menghadapi buah simalakama, dsb.

Nabi SAW menyuruh kita melihat orang seperti itu sebagai orang yang kita bantu. Ia buka majnun, tetapi mubtala. Kita harus meringankan deritanya dan memberikan jalan keluar dari bala yang mengenainya. Ia bukan orang yang tertutup akalnya. Ia hanya orang yang hancur hatinya. Bukankah Tuhan berkata : " Carilah Aku ditengah-tengah orang yang hancur hatinya?".

Orang yang kena bala harus didekati, tetapi orang gila harus dijauhi. Menurut Nabi SAW, ciri utama orang gila adalah takabur. Ia merasa dirinya besar dan merendahkan orang lain. Takabur menutupi kenyataan bahwa ia tidak berbeda dengan yang lainnya. Ia hanya makhluk yang berasal dari nuthfah dan berakhir pada jifah (bangkai). Karena takabur, dia menjadi majnun. Akalnya tertutup. Takabur mengubah kedudukan, keturunan, dan kekayaan menjadi tirai baja yang menutup jati dirinya.

Rasulullah SAW berkata kepada Abu Dzarr, "Wahai Abu Dzarr, barang siapa mati dan dalam hatinya ada sebesar debu dari takabur, ia tidak akan mencium bau Surga, kecuali jika Ia bertaubat sebelum maut menjemputnya". Abu Dzarr berkata : " Ya Rasulullah, Aku mudah terpesona dengan keindahan, Aku ingin gantungkan cambukku indah dan pasangan sandalku juga indah. Yang demikian itu membuatku takut". Rasulullah bertanya : "Bagaimana perasaan hatimu ?". Abu Dzarr menjawab : " Aku dapatkan hatiku mengenal kebenaran dan tentram didalamnya". Rasulullah berkata : " Yang demikian itu tidak termasuk takabur". Takabur itu ialah meninggalkan kebenaran dan kamu mengambil selain kebenaran. Kamu melihat kepada orang lain dengan pandangan bahwa kehormatannya tidak sama dengan kehormatanmu, darahnya tidak sama dengan darahmu".

Walhasil, Anda takabur kalau Anda tidak mau menerima kebenaran karena yang menyampaikan kebenaran itu rakyat kecil, Orang miskin, bawahan atau pegawai. Anda tidak mau mendengar nasehat dari Anak atau Istri Anda, karena Anda menganggap mereka lebih rendah dari Anda. Anda tidak mau mendengar pembicaraan dari orang Isalam yang pahamnya berbeda dengan Anda karena Anda menganggap mereka sesat dan Anda berada di jalan yang benar. Karena Anda mempunyai hubungan dekat dengan orang besar, Anda ingin diperlakukan sebagai orang istimewa dan hokum apapun tidak boleh berlaku untuk Anda.

Karena Anda merasa lebih berilmu, Anda meremehkan orang yang Anda anggap bodoh. Anda kecam mereka. Anda tertawakan kejahilan mereka. Kalau ilmu Anda itu ilmu Agama. Anda berikan gelar-gelar yang buruk kepada orang yang Anda pandang tidak sepaham dengan Anda. Anda khusukan Surga itu untuk kelompok Anda dan neraka untuk kelompok lain. Anda sahkan semua ibadah Anda dan anda batalkan ibadah yang lain.

Karena Anda ahli ibadah, Anda merasa diri Anda yang paling salih diantara seluruh makhluk di Bumi ini. Anda sombong dengan salat malam anda. Anda bangga dengan bacaan Alquran Anda. Anda tinggi hati dengan haji dan umrah Anda. Kemudian, Anda merasa puas dengan ibadat Anda dan lupa dengan akhlak Anda di tengah-tengah masyarakat. Anda begitu puas dengan puasa Anda, sehingga Anda lupa pada fakir miskin disekitar Anda. Anda begitu senang dengan salat Anda sehingga Anda lupa memperbaiki akhlak Anda.

Karena Anda mempunyai kekayaan lebih dari kebanyakan orang. Anda busungkan dada anda. Anda rendahkan orang-orang yang kurang kaya disbanding Anda. Anda ciptakan kelompok eksklusif. Anda singkirkan ke pinggir, orang-orang yang lebih miskin dari anda. Anda menganggap mereka tidak sederajat dan tidak sedarah dengan anda.

Karena anda merasa berkuasa, anda tidak segan-segan menggebuk orang yang tidak anda sukai. Anda tidak menghiraukan penderitaan rakyat kecil yang anda tindas dengan semena-mena. Anda menegakkan kekuasaan diatas keringat, air mata dan darah orang-orang yang tak berdaya.

Kalimat-kalimat diatas dapat anda gunakan untuk mendiagnosis apakah anda
memiliki penyakit takabur. Satu saja diantara "gejala" itu anda rsakan,
anda sudah menjadi orang yang betul-betul gila (almajnun haq-almjnun)

*** disarikan dari buku Reformasi Sufistik

karya Jaludin Rakhmat

Penerbit : Pustaka Hidayah.

Senin, 13 Oktober 2008

Me vs Doctor

salamualaikum wr wb....
masih dalam suasana syawal, tentu masih pantas saya mengucapkan minalaidinwalfaizin...
Setelah libur beberapa hari lamanya, sudah saatnya saya dan kawan2 kembali bekerja seperti biasa. Setelah puas berhari-raya dan silaturahim ke sesama saudara, saya memutuskan untuk kembali ke jakarta minggu kemaren. Tapi, tidak tahu apa sebabnya, saya menderita batuk dan pilek yang ga abis2. Saya biarkan saya penyaki 'kecil2an' itu bersarang di badan saya, saya fikir hanya karena kecapean bepergian dan sedang recovery setelah puasa sebulan, mungkin juga karena suhu di Malang agak lebih dingin meski tidak ektrim, bila dibandingkan dengan kondisi di Pekanbaru. Saya berkeyakinan setelah badan kembali fit, penyakit itu akan sembuh dengan sendirinya seperti biasa. Diagnosa saya yang lain mengatakan, saya lagi cacingan stadium awal, hal ini mungkin karena badan saya agak kurusan dikit setelah puasa hehehe...
Nah, pagi hari sebelum saya berangkat batuk dan pilek saya semakin menghebat. Hal ini saya rasakan udah 2 hari yang lalu. Bukan hanya batuk di pagi hari sebelum shubuh, tapi juga dada saya sesak dan rasanya penuh lendir, satu lagi terdengar suara ngikk...ngikk.. (bukan suara babi lo, enak ae...). Penasaran, saya coba browse dan tanya ke Pakde Google buat cari tau apa masalahnya. Sekian puluh wbpage saya kunjungi dan sebagian besar menunjukkan bahwa saya mengalami ciri2 batuk bronchitis yg berbahaya bila tidak segera ditangani
- http://ahmadrofiq.com/?p=42
- http://id.wikipedia.org/wiki/Bronkitis
- http://www.litbang.depkes.go.id/aktual/kliping/bronkitis141006.htm

Saya semakin yakin, setelah sambil mijitin saya, mami dan kakak mengatakan bahwa saya memiliki riwayat gejala bronkitis saat kecil dulu, jadi intinya INI BUKAN BENGEKK...

Akhirnya rumus "lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali" saya gunakan. I Must go to see the doctor....Kalau perlu Dokter Spesialis....

Sampe rumah sakit, ternyata tidak ada dokter spesialis yg buka pagi2...Kebetulan ketemu teman dan disarankan ke bagian umum dulu, biar ketahuan penyakitnya apaan baru ntar dikasih recomend harus ke dokter spesialis apa. Saya langsung daftar dan sejurus kemudian dipanggil masuk. Nah, inilah yg membedakan orang yg berilmu dengan orang bodoh seperti saya. Setelah saya ajukan keluhan saya, dokter bilang, coba naik ke kasur itu ...Dokter lalu memeriksa nadi dan jantung saya plus saya disuruh melet...bener2 melet. Dokter kemudian mengatakan, anda terserang ISPA dan radang akut..Nah, inilah bedanya hasil analisa orang tolol ta berilmu (Me) versus Dokter. Jadi, Alhamdu qjj saya tidak cacingan stadium awal, dan hanya harus istirahat. Satu lagi, saat menebus resep, pemeriksan yg hanya berlangsung kurang dari 5 menit telah menguras dompet saya, setidaknya sekian ratus ribu amblass dalam 10 menit. Tapi alhamdu qjj saya tidak harus ke dokter spesialis yg mungkin jauh lebih mahal biayanya...
Ah, sekarang saya agak sadar bahwa sehat itu mahal, jadi saya sarankan, meski hanya cacingan, segera obati penyakit anda, jangan telat makan dan jangan terlalu stress menghadapi masalah...Take it Easy Man..

Wassaalam
(The Bengek Man)
Somewhere

Minggu, 05 Oktober 2008

Eid mubaarak...

Assalaamualaikum wr.wb.
Minal aidin walfaidzin..mohon maaf lahir bathiin...alhamdu qjj,setelah kita melaksanakan puasa ramadhan selama satu bulan lebih,akhirnya kita merayakan hari raya iedul fitri,semoga puasa ramadhan kita diterima qjj swt..amin.
Meski ada sekelompok kecil umat islam di indonesia berlebaran lebih awal karena memakai dasar rukyat global,namun sebagian besar masyarakat indonesia berlebaran di hari yg sama karena di seluruh wilayah indonesia tidak terlihat bulan/hilal.
Serunya lebaran kali ini, saya berkesempatan pulang kampung atau bahasa londo nya mudik ke kampung leluhur di tuban sekalian ada acara kawinan di rumah sodara. Beruntung,kali ini seluruh keluarga saya bisa bersama-sama berkumpul,sesuatu yg sangat sulit diwujudkan di hari biasa.saya bersaudara memang layaknya 'kepaten obor' karena memang orangtua merantau dan sangat jarang pulang kampung sehingga kami anak2nya tidak begitu mengenal saudara-saudara kecuali beberapa saudara inti dari bapakibu.jadi,acara kawinan tidak ubahnya reuni keluarga besar yg sangat meriah.ada yg lucu, abah sempet diketawain sama sodara2,masak sama ponaannya pake bahasa jawa ngoko..maklum,dulu waktu berkumpul masih kecil2 dan abis sekian puluh taun ga ketemu jadi pangling.
Berikutnya,kami jalan2 ke desa2 di pinggiran tuban, di bandungrejo dan klothok.subhanallah, desaku tercinta masih seperti dulu.sawah dan ladang ribuan hektar masih terhampar,rumah2 gedheg dan suasana yg ramah masih seperti dulu..mbah,bude,kangten,bahkan pak kamituo masih ada.hanya kolam jublang tempat aku dan bebek mandi sama2 dulu kering kerontang karena sudah sekian bulan ga ada ujan..
Ah,bener2 suasana yg tenang dan jauh dari kebisingan sebagaimana di kota..mg2 suk mben masih bisa mudik lagi..amin
Terakhir, doa smg menjadi pasangan mawaddah warahmah terucap bg sodaraku,dek ika dan dek agung,saat ini dan seterusnya..
Wassalam

Minggu, 21 September 2008

Makhluk Biru Mata Hijau itu, ternyata......

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh….

Gimana blogger sekalian, masih pada puasa ??? Alhamdulillah, tanpa terasa puasa Ramadlan kali ini telah memasuki sepuluh terakhir. Bahagia karena sampai saat ini Allah masih mengaruniai kita kesehatan sehingga masih dapat melaksanakan puasa, namun juga sedih karena sebentar lagi akan ditinggalkan bulan yg penuh rahmat dan ampunan yg digambarkan Rasulullah, ”seandainya manusia tahu kelebihan bulan Ramadlan, tentu mereka berharap semua bulan adalah bulan Ramadlan, subhanallah....semoga puasa kita bersama diterima Allah dan kelak kita dikumpulkan bersama-sama dengan orang-orang yg bertaqwa, sesuai janji_Nya, amin ya Rabbal ’Alamin....

Masih dari kota Pekanbaru saya tulis postingan ini, setelah sebelumnya sempat seminggu ada kerjaan di Padang. Perjalanan dari Pekanbaru ke Padang membutuhkan waktu sekitar 8 jam. Capek memang, namun semua itu seolah tidak terasa karena sepanjang jalan banyak pemandangan yg indah dan juga tempat2 eksotis yg sering keluarmasuk tipi2 kelir (colour TV), meski sayang kami tidak bisa mampir karena keburu waktu. Nah, setelah seminggu di Padang dan kami kembali ke pekanbaru, barulah kami bisa mampir2 sekedar melepas lelah. Tempat yg kami kunjungi adalah Bukit Tinggi, setelah sebelumnya mampir sejenak di air terjun ” sampingjalan”, saya sebut begitu karena tidak tahu nama air terjun yg begitu indah yg ada persis di jalan Padang – Bukittinggi itu.

Bukit Tinggi merupakan dataran yg agak tinggi dan lumayan dingin karena berada di samping pegungungan Krakatau dan singgalang. Di kota kelahiran Proklamator Bung Hatta tersebut kami sempatkan juga mampir ke Jam raksasa yg tidak kalah dengan Big Band di Inggris, namanya Jam gadang. Dari tulisan di prasasti, dikatakan bahwa jam ini berasal dari Belanda dan peletakan batu pondasi pertama dilakukan oleh anak sang Governor Generaal, yg masih berusia 6 tahun. Yg unik dari jam ini adalah angka2nya berbentuk romawi, namun pada angka 4 tidak tertulis IV namun IIII.

Selesai poto2 di Jam Gadang, perjalan kami lanjutkan ke Gua Jepang. Sebuah gua buatan di bawah tanah sepanjang 2 km yg dibuat pada jaman penjajahan Jepang. Ada ruang mesiu, ruang romusha, ruang senjata dan puluhan ruang2 lain dengan lorong2 yg bercabang-cabang. Sungguh tidak dapat dibayangkan betapa sengsaranya para romusha dulu ketika menggali batuan tersebut. Ah, Penjajahan memang tidak pernah membawa kebaikan, hanya kesengsaraan......

Berikutnya, mumpung di Bukit Tinggi, kami sempatkan beli oleh2 berupa kaos dan pernakpernik. Nah, kata orang2 nih, di Bukittinggi terkenal dengan mukena bordiran yg murah dengan kualitas yg lumayan...setelah sercing kesonokemari, beli juga akhirnya buat someone hehehehe... Dari Bukit tinggi perjalaan kami lanjutkan ke Pekanbaru dan sebelum sampai ke pekanbaru kami singgah di sebuah monumen berbentuk bola dunia, setelah cari info ternyata itu adalah monumen yg menandai bahwa saat itu kami sedang berada tepat di Equator ato gampangnya tepat di tengah bola dunia, ah...sampe juga akhirnya ke tengah dunia setelah sekian taun merantau....Mungkin karena itu, banyak turis yg nginep di bukit tinggi pengen ngerasain gimana saat2 berada di tengah dunia, padal rasane podo ae, alahhihihihih...

Tiba di pekanbaru, aku cuman bengong nungguin jadwal pesawat buat balik ke Jakarta, syukur2 kalo boleh mudik ke Malang. Nah, di mesjid raya pekanbaru, terawehnya agak unik. Teraweh pertama 8 rekaat kemudian witir lalu ganti imam buat ngelanjutin teraweh hingga 20 rekaat, jadi tinggal pilih, mana yg suka. Yg ga suka ??? Nongkrong aja di luaran sono...
Ada yg unik lagi..Abis sholat dzuhur di mejid raya, aku mo balik ke kosan tau2 di sepanjang lorong2 mejid pada Ndlosor (duduk2) anak2 muda sambil ngidupin Leptop, hewan kesayangan si Tukul. Kirain lagi ada acara pamer leptop, tapi ga taunya setelah liat kanan kiri ga ada apa2, nah pas liat ke atas ada benda biru dengan 2 tanduk di ujung bangunan. Kedua matanya hijau dan berkedip-kedip (mirip kunang2), aku baru Nggeh kalo itu ternyata disebut WLAN (Wireless Local Area Network) seperti di tipi2. Intinya kita bisa akses internet gratis asal dapet sinyal. Tanpa Ba, Bi apalagu Bu (kelamaan..), aku tancap dan besoknya dengan gagah berani nenteng si Leptop dan ikutan medongkrong (sitting) browsing, ah....lumayan mumpung gratis......Ndeso2..!!!!

Oh, ya hari ini di Pekanbaru lagi ada Pemilihan Gubernur baru, semoga dengan berkah ramadhan ini, terpilih pemimpin yg sholeh dan peduli pada ummat...Amin

Ok, Sampai jumpa lagi..

Wassalam...

Senin, 08 September 2008

Mene Posoan, Mben Riyoyo..Patroll2..

Assalaamualaikum warahmatullahi wabarokaatuh..
Ramadlan Mubaarak...

Alhamdu qjj,ramadlan telah tiba, dan tak terasa sudah masuk di sepuluh hari kedua. Dan sebagaimana sebelumnya, ada banyak kawan dan saudara yg mengirim sms doa dan selamat menjalankan puasa, lumayanlah itung2 menyambung tali silaturahim, karena meman keadaanku yg selalu jauh dari rumah. Seperti kali ini, aku berpuasa di negeri orang, di bumi lancang kuning alias pekanbaru. Pertama menginjakkan kaki di bandara sultan kasim, yg terasa adalah hot bin panas banget...cuaca di sini memang panas karena pekanbaru di kelilingi beberapa pengeboran minyak seperti chevron dll. Nah,seperti biasa,pengembaraanku kali ini juga memberiku banyak pengalaman,disamping dwit juga hehehe. Salah satu pengalaman adalah dalam hal shalat teraweh. Dulu, di desa kami biasa teraweh 20 rekaat, di sini sebagian besar 8 rekaat, hanya dengan dua kali salam yg berarti tiap 4 rekaat br salam. Begitupun shalat witir, kalo di desa dulu biasa witir 3 rekaat dg 2 kali salam disini hanya satu kali salam..yah, perbedaan dalam hal kebaikan selalu membawa rahmat, jadi kadang meski kecapean kerja aq masih bisa ikut teraweh 8 rekaat.. Trus kalo ada yg nanya, siapa yg salah, yg 8 rekaat ato yg 20 rekaat, jawabannya singkat, yg salah yg pada nongkrong diluar mejid ga pada teraweh...ada satu hal lagi yg unik, sebelum teraweh mulai, ada sedikit ceramah dan abis itu keluarlah besek (kranjang) kosong buat amal dan anak yatim. Kalo yg ini namanya acara fastabiqul khoirot..maka keluarlah suara bersahutan, saratuik..duo ratuik tigo puluah..(seratus..dua ratus tiga puluh..) dan seterusnya hingga semua uang seleai dihitung..baru kemudian shalat teraweh dimulai..ah, keberagaman yg indah.. Oh ya, ada oleh2 dari padang panjang pantun berikut :

Kalau berbiduk jangan termenung
Kalau termenung riak pun tiba
Kalau duduk jangan termenung
Kalau termenung hati pun iba..

Ok, have a nice fasting;.

Wassalam

Jumat, 29 Agustus 2008

It's Time to Go (again)...

Salamualaikum,,,,,,
Sampurasun


Saatnya pergi (lagi).....

Yup, hari ini adalah hari yg terakhir aq di bali untuk yang kesekian kalinya. Dan, as usual, aku harus ngucapin selamat tinggal ke shahabat2 tercinta, terutama si Bli (mas) Ngurah yg setia menemaniku siang dan malam. Selama dua minggu banyak hal sudah yg kudapat dari perjalananku kali ini. Alhamdu qjj, aku sudah mengelilingi seluruh pulau bali, dari ujung ke ujung meski hanya sesaat. Semua itu memberi banyak arti dan pengalaman. Tentang beragam hal, tentang kesetiaan, kemajemukan, asrinya desa2 di bali dan tentu saja, perasaan bangga,bahwa dimanapun aku menginjakkan kaki, selalu terdapat rumah qjj berdiri dengan gagahnya...alhamdu qjj..

O ya, mungkin dua hari ke depan seluruh kaum muslimin akan melaksanakan puasa wajib, yakni puasa Romadlon. Oleh karena itu, saya selaku penulis Blog amburadul ini menyampaikan :

" Selamat menunaikan ibadah puasa dan mohon maaf apabila selama ini terdapat banyak tulisan yg kurang berguna dan mungkin hanya membuang waktu pembaca sekalian..."

Baru saja aku tadi dapet telepon, bahwa hari minggu harus sudah ada di Pekanbaru, jadi sampai jumpa di petualangan berikutnya, semoga Allah kembali mempertemukan kita...

Wassalam

Minggu, 24 Agustus 2008

Au revoir Monsieur, Ma'assalamah..*

Yup,ga terasa dah sminggu aq ada di pulau dewata alias bali, setelah sebelumnya ngerjain projek di lampung,meski cuman lima hari. Berbeda dari projek di bali yg pertama dulu, kali ini projek yg harus dikerjain double, indoor nts en outdoor xl. Jangan tanya deh capeknya. Bayangin aja,aq harus cek sinyal nts di gedung2 hotel sekian lantai,dengan menggendong laptop n tool yg beratnya bs mencapai sekian kilo..gempor deh,ada lagi yg lebih parah, aq harus cek sinyal di bandara yg luasnya sekian hektar,masih dengan gendong laptop,persis orang jualan kacang.lom lagi pas turis2 pada ngeliatin smbil bengong,mungkin mereka masih trauma bom bali dulu,khususnya yg berasal dari ostrali. Tapi aq cuwek n pede aja,pikirku ngapain malu,toh mereka ga malu meski cuman pake kolor sambil jalan2,bahkan masuk mall,hehe.
Kerjaan berikutnya adalah cek sinyal xl di seluruh pulau bali,harus selesai slama 3 hari..wes pkoknya brangkat pagi pulang mualem trus. Tapi alhamdu qjj,karena site2 nya ada di desa2,jadi sambil kerja aq berkesempatan melihat desa2 di bali yg masih asli yg bahkan mungkin turispun belom pernah ngeliat.

Hijaunya sawah di ubud, rumah2 bali asli di klungkung, gianyar,singaraja sampe makan anggur di tepi pante lovina jadi rutinitas sehari-hari..dan masih banyak lagi tempat2 lain di seluruh bali..tapi sayang,karena di sini muslim minoritas,maka kadang agak susah kalo mo sholat.maka,bagi shahabat skalian yg pengen jalan2 ke bali,jangan lupa bawa alat sholat n sjadah ya...

O iya,ngomongin bab sholat jadi keinget kejadian di mejid lovina karangasem. Pas abis adzan magrib,sholat sempet di 'delay' beberapa menit karena ada turis pake kaos oblong masuk mejid,bukan cuman itu,hebohnya lagi dia bawa kamera en handycam. Jadi semua orang dia poto,mulai imam,ibu2 ampe mimbar di poto.setelah itu dia ikutan sholat.abis sholat,dia nanya2 ke imam dengan bahasa londo,nah karena sang imam ga paham omongannya,akupun nimbrung. Intinya,si turis heran bagaimana muslim yg minoritas di sini masih sempet sholat,padahal berada di daerah mayoritas hindu. Dia juga heran bagaimana mungkin orang indonesia yg tidak menggunakan bahasa arab sebagai bahasa ibu bisa membaca arab.dengan diplomatis aq jawab bahwa itulah salah satu mujjizat quran.dan usut punya usut,ternyata dia muslim dari perancis dan berasal dari suriah,istrinya bahkan dari oman.pantesan aja logat inggrisnya kental banget dengan swara sengak khas prancis.beberapa kali dia mengatakan sesuatu dalam bahasa arab suqiyah (pasaran) yg aq ga paham artinya. Dia cerita di prancis rasialisme masih kental di kalangan masyarakat.bahkan dia tanya,apakah akan dibunuh jika berkunjung ke mejid istiqlal di jakarta karena dia brewokan,karena hampir semua info yg dia dpt dari tipi2 berisi hal2 negativ tentang islam.dia jg menanyakan beberapa hal yg tidak ada di negrinya,seperti wiridan dan salaman abis sholat,karena memang dia penganut madzhab hanafi..ah,dunia memang selalu penuh kejutan.. Au revoir Monsieur, Ma'assalamah..*

*) Selamat tinggal Pak, Mugo2 slamet...

Sabtu, 16 Agustus 2008

Merdeka Atau Mati....

Assalamualaikum
Dear All...

Akhirnya sempet juga bikin posting setelah sekian lama "disibukkan"urusan sehari-hari.Oh ya,hari ini, tepat 63 tahun sudah Bangsa Indonesia merdeka dengan dibacakannya proklamasi oleh Ir. Sukarno.Banyak hal yang dilakukan masyarakat untuk merayakannya,ada yg menggelar lomba hingga yg berdemo seperti di kawasan Lapindo.Namun, setelah sekian tahun merdeka,masih banyak warga masyarakat yg hidup di bawah garis kemiskinan. Memang secara umum kita telah merdeka, namun di sisi yg lain utang luarnegeri kita semakin menumpuk, pengangguran dan kemiskinan di mana-mana. Itu berarti, bangsa kita masih dijajah bangsa lain,meski secara ekonomi. Bahkan,beberapa bulan lalu kita serasa terhenyak karena ternyata masih ada kasus kelaparan di daerah bekasi,sebuah daerah yg tidak jauh dari Jakarta, pusat pemerintahan Indonesia. Korupsi, kolusi dan setumpuk masalah lainnya masih menyelimuti negeri besar ini. Namun kita tidak boleh pesimis, diantara sekian banyak masalah, tentu masih ada celah guna memperbaiki diri, dan melalui momentum peringatan kemerdekaan inidapat digunakan sebagai perenungan dan awal memperbaiki negeri ini menuju negeri yg gemah ripah loh jinawi, sesuai cita2 kemerdekaan.....

Dirgahayu 63 tahun Indonesiaku.....

Selasa, 29 Juli 2008

Nikah...Kawin...Merit....

Hari-hari ini masyarakat Indonesia dihebohkan dengan beberapa berita heboh. Mulai dari korupsi hingga pembunuhan. Nah, ngomongin pembunuhan tentu masyarakat masih tidak bisa memahami latar belakang sebuah pembunuhan keji yang dilaukan oleh seorang Gay bernama Ryan. Bukan cuman karena Ryan yg dahulu adalah guru ngaji di kampungnya, tapi juga karena ryan adalah pribadi pendiam yg dikenal tidak banyak tingkah di kampungnya, ternyata dengan sadis sanggup membunuh beberapa orang sejak beberapa tahun lalu. Terahir yg paling tragis terjadi di depok, dengan korban dipotong-potong alias mutilasi. Nah, ternyata beberapa korban adalah "kekasih" sejenis ryan. Para psiolog bilang, pasangan sejenis, baik lesbi maupun homo akan memiiki rasa cemburu yg melebihi orang normal, hingga saking "nemennya" bahkan sanggup membunuh pasangannya itu yg diperkirakan sebagai motif pembunuhan Ryan.

Tapi eristiwa tersebut juga bisa menjadi pelaaran khususnya buat orang tua. berhati-hatilah dalam mendidik anak. Awasi pergaluannya. Karena salah pergaulan bisa berakibat fatal, khususnya jika hidup di Kota Besar. Ust Sanusi mengatakan : "'Anil Mar'i La Tas'al Was'al 'An Qorinihi...Fainnal Qoriina Bil Muqorini Yaqtady...". Kalo pengen liat seseorang, lihatlah siapa teman2nya. Karena sesungguhnya teman itu akan mempengaruhi kehidupan seseorang...

Ala kulli haal, itulah salah satu bahaya yg nyata dan menohok serta meruntuhkan paradigma kaum liberalis yg menganggap kebebasan di semua bidang termasuk kebebasan seksual. Allah Maha Adil. Dia telah menciptakan manusia lengkap dengan naluri seksual, oleh karena itu, Dia pun telah memberi tuntunan yg terbaik untuk menyalurkannya tanpa harus dihinggapi rasa takut dan bersalah, yaitu melalui pernikahan. Bukankah akan terasa indah rasanya jika bermesraan namun mendapat pahala dan didoakan malaikat di langit, dan tentu saja diridloi-Nya...Ah, bener2 hidup yg indah jika setiap bangun pagi ada yg mebisikkan kata2 sayang di samping kita....Maka ketika kemaren sahabat dekatku, si Ria, menikah..aku cuman bisa mbathin...mak, kapan kulo kawin...

*)dedicated for Ria, met menempuh hidup baru..semoga Allah melanggengkan pernikahanmu sobat, dan segera diberi momongan
*) mohon maaf, yg nulis masih jomblo, jadi beberapa kalimat tertentu diatas hanya sebatas impian, belom menjadi kenyataan...

Minggu, 27 Juli 2008

Parti..Parti....Opo Kuwi.??

Salamualaikum Wr.Wb.
Minggu kemaren adalah pengalamanku yg pertama masuk sebuah kafe. Hari itu pak Bos lagi ulang tahun, dan bukannya slametan di kantor malah sewa kafe buat semua pegawai, katanya biar rame. Belom ada orang yang datang aku dah nyanggong di kafe itu sejak sore hari. Bukannya kedunyan, tapi daripada aku balik lagi ke kantor naik taksi seharga 100 rb, mending duduk2 nungguin yg laen dateng karena sebelumnya aku dari kantor Ericsson yg terletak di bilangan pondok indah, kawasan elit di Jakarta, yg memang tidak jauh dari kafe tersebut. Setelah sholat isya, aku masuk ke kafe yg ternyata sudah banyak orang dan acara sudah dimulai. Abis MC basa-basi, akhirnya dia mempersilahkan undangan untuk menikmati hidangan yg telah disajikan, Maka begitulah...tanpa Ba Bi apalagi Bu, aku langsung ambil piring yg paling gede dan segera saja ambil nasi banyak2. Maklum kebiasaan di desa. Dengan nasi menggunung, aku trus ngambil lauk yg menurutku aneh2, "drilled fish, Coctail, Dessert dan ga taulah apa lagi..mumet aku ngapalinnya...Dasar ndeso, karena kebanyakan ngambil nasi, akhirnya ga abis karena dah kekennyangan makan lauknya yg ga karuan rasanya.tapi anehnya, Kafe sebagus itu kok ga jualan tempe goreng ya...??? sebuah pertanyaan besar yg tidak pernah kutemukan jawabannya hingga kini....Ah, parti..parti..orang2 kota memang aneh....

The essential of jakarta

Assalamualaikum..
Hidup berbulan-bulan diluar pulau kadang membuat perasaan ini rindu pada sensasi kompleksitas kota jakarta dengan segala keunikannya. Seperti hari ini,aku iseng2 jalan2 ga tentu arah demi ngilangin rasa boring alias bosen krn dah seminggu ini idle alias ga ada kerjaan, abis datang dari Padang. Pagi2 setelah sarapan aku pergi ke stasiun Tebet yg kebetulan ada di belakang kost. Melewati jalan2 tikus di belakang kosan menuju ke satsiun, bisa kulihat inilah wajah2 asli pemukiman penduduk
Jakarta yg sempit dan kumuh. Sampai di stasiun, aq langsung beli karcis kereta rakyat alis KRL seharga 2.500 dengan tujuan stasiun Bogor. Sambil menunggu kereta tiba, kulihat banyak berjubel para calon penumpang berbaur dengan anak2 jalanan, pengemis dan para pedagang. KRL benar2 menjadi tumpangan favorit para pekerja khususnya dari daerah luar jakarta seperti depok dan sekitarnya. Beberapa menit kemudian KRL yg kami tumpangi tiba juga. Sepanjang perjalanan, banyak hal yg kutemui yg selama ini selalu menjadi bagian dari perjalanan di KRL. Para pedagang, pengemis, anak2 gelandangan, copet dan tentu saja penumpang, berbaur menjadi satu dalam gerbong2 tua. Jangan membayangkan apalagi membandingkan dengan nyamannya naik kereta subway di luaran sono seperti Singapore atau jepang, yg namanya KRL di sini naudzubillah..jauh dari harapan hehehehe...Kumal, bau, berdesakan dan kotor adalah ciri utama yg bisa ditemui di KRL Ekonomi ini. Namun di sinilah kelebihannya, aku bisa menemukan banyak hikmah yg terserak. Melihat seorang anak kecil yg membaca pun belum bisa sudah mengamen, bapak2 buta yg menengadahkan tangannya, ibu2 cacat yg rela menggendong anaknya demi sejumlah recehan guna memenuhi kebutuhannya membuatku tersadar. Sadar bahwa seburuk apapun keadaanku saat ini, ada saudara2 kita yg jauh lebih menderita. Hikmah yang tidak bisa kudapatkan jika naik KRL Cepat AC dengan harga yg lebih mahal dan cepat tentunya, dimana tak ada satupun pengemis maupun pengamen yg boleh masuk. Belom lagi sensasi rasa lega mendapat secuil tempat sekedar menempelkan pantat setelah hampir 2 jam berdiri dari jakarta sampe depok...ah, untoldable deh...Maka ketika kereta telah sampai di Bogor sepertinya aku bangun dari mimpiku, bangun dari kondisi menyerah, mengeluh, tidak menysukuri nikmat dan sebagainya..kembali lagi bersemangat dan berusaha sekuat tenaga untuk mensyukuri apa yg telah dianugerahkan Tuhan...Alhamdulillah....
Besoknya lagi, jalan2 dilanjutkan ke bilangan Senen naik Busway. Sama saja dengan KRL yg dirancang sebagai transportasi publik yg cepat dan nyaman. Busway juga dijelali para penumpang mulai eksekutif muda, pekerja hingga mahasiswa yg butuh transport yg cepat. Dari terminal Kampung Melayu sampai Senin, aku ga dapet tempat duduk, jadi ya harus "njeghideg" sepanjang jalan, Hanya, busway lebih nyaman dari KRL karena ada AC nya. Jadi keinget pas pertama kali naik busway, aku sempat terherab-heran karena tiap kali sampe Shelter (pemberhentian sementara), selalu keluar suara dari sopir seperti " Next Stop, Kebon Pala Shelter. Please Check your belonggings and step carefully...". Kok ga capek bu supir itu ngomong gitu terus. Ga taunya, suara itu keluar dari sebuah kaset rekaman.. ckckckck....ndeso2....

Senin, 21 Juli 2008

Adem Bener......

Salamualaikum, all blogger sekalian...
Akhirnya, balik lagi ke jakarta jadi bisa ngerasain lagi yang namanya masakan warteg setelah sepuluh hari terdampar di bumi minang alias Kota Padang, so tiap hari makan nasi padang . Tiba di bandara Internasional Minangkabau Padang, kami disambut tulisan besar " Salamaik Datang Kapado Dunsanak Kami...Ya, orang2 padang memang ramah dan bersahabat apalagi akhwat2nya, subhanallah....cantik2 banget, khas kecantikan natural wanita melayu, dengan jilbab selalu terpasang rapi, bener2 adem di ati kalo dibandingin dengan jakarta. Kota padang terletak berdampingan dengan pantai yang indah. Dikelilingi bukit2 yang juga indah permai sebagaimana digambarkan Buya HAMKA dalam novel cinta berjudul "di Bawah lindungan Ka'bah". Namun sayang, sebagian bukit tersebut terancam gundul karena dikeruk terus menerus sebagai bahan pembuatan semen di pabrik semen pertama di indonesia, PT Semen Padang. Di dekat pabrik tersebut tepatnya di sebuah desa bernama Indarung, kerjaanku kali ini harus dijalankan. Selesai bekerja, kami jalan2 menikmati indahnya kota Padang. sore hari kami menyusuri pantai padang dengan nyiurnya yg melambai2 seakan mengajak kami untuk turun merasakan lembutnya pasir pantai sambil mengagumi indahnya ciptaan Allah saat matahari tenggelam. perjalanan berikutnya dilanjutkan ke sebuah bukit bernama "Bukit Siti Nurbaya". masih ingat kan, bagaimana kisahnya yang pilu, harus menikah dengan seorang duda tua kempong bernama Datok Meringgih dan merelakan cintanya kepada Pujaannya, Syamsul Bahri, kandas karena desakan kedua orang tuanya.. Memang, pernikahan adalah hal yang sarat dengan perasaan dan cinta adalah perekatnya (kata ust. Sanusi)., karena itu beliau menganjurkan agar para orang tua juga harus memahami perasaan anaknya jika memang berusaha mencarikan jodoh, agar kelak tidak terjadi hal yg tidak diinginkan. Diatas bukit Siti Nurbaya, kami merasakan dinginnya udara yg seakan mewakili dinginnya hati sang Nurbaya, saat menjadi istri sang Datok.

Oh ya, ngomongin yang dingin2 jadi keinget pas dipesawat kemaren. Gini critanya, karena kami berangkat mendadak, jadi pas booking dapet kursi paling belakang. nah pas landing, sambil nugguin penumpang lain yg lama banget turunnya, aku iseng2 masuk ke toilet pesawat, mosok puluhan kali naik pesawat kagak pernah ngicipin yg namanya toilet hehehe...tidak terasa saking enaknya di toilet, semua penumpang dah pada turun kecuali kami, si Pramugari pun ngetuk2 pintu. Pas aku bukain semua pada manyun karena aku lama banget di toiletnya, nah biar ngilangin rasa malu, aku langsung aja bilang 'mba, maaf ya lama...sambil ngeloyor aku teriak "adem bener....hah!"(thanks to Tora Sudiro for the Inspiration), dan Hasilnya.....mereka tambah lebih manyun hehehehe....

Padang
(Tanggal, hari dan jam lupa)

Rabu, 02 Juli 2008

Sekolahku sayang, Sekolahku Malang....

Lama ga bikin tulisan, gatel juga rasanya.Mohon maaf kepada para penggemar yang lama menunggu tulisan terbaru (hehehe "Narsis Mode On"). alhamdu qjj, kemaren projek Papua akhirnya kelar. Rasanya puas banget dah ngelilingin papua gratis trus dibayarin hehehe, itung2 jalan-jalan. sebelum balik ke jakarta, saya sempetin mampir dulu ke rumah meski cuman 2 hari buat nge-charge rasa kangen ma keluarga dan ponakan,khususnya
Bapak dan Mak tercinta. Abis jalan2 ke sahabat2 tercinta, saya sempatkan mampir sebentar ke madrasah tempat dulu saya biasa berkumpul dan diskusi dengan teman2 pengajar. Sebuah sekolah swasta kecil dengan jumlah total siswa tidak sampai satu kelas sekolah favorit di kampungku. Sampe di sana saya langsung ke kantor seperti biasa, karena sekolah sedang libur, jadi aktivitas mengajar libur. Tapi saya terkejut -tidak seperti biasa- hari itu, wajah2 terlihat murung. tidak hanya para murid, namun juga para guru. Usut punya usut, ternyata hampir 50% siswa sekolah tersebut tidak lulus UAN ato yang jaman dulu disebut EBTANAS. Yang ironis, beberapa siswa yang tidak lulus adalah siswa yang bisa dibilang teladan sementara sebagian lainnya yang lulus adalah siswa yang biasa-biasa aja. Ada lagi, seorang siswa putri yang tidak lulus hanya karena nilainya kurang 0,2 dari mata peajaran Geografi yg terhitung bukan pelajaran inti, sementara nilai yang lain memenuhi syarat kelulusan. Ah...saya tidak bisa membayangkan betapa sedih hatinya, juga kedua orang tuanya. Bahkan seorang kakek meninggal dunia karena sakit jantungnya kambuh setelah mengetahui salah satu cucunya tidak lulus. Begitupun para pengajar yang telah mendidik mereka, seakan sia2 usaha mereka selama sekian tahun. Tiga tahun yang mereka usahakan hanya ditentukan selama 3 hari. "Bagai air di daun talas" kata pepatah. Di satu sisi, pemerintah ingin menaikkan standar kelulusan di sisi yang laen sekolah-sekolah kecil seperti tempat saya tidak mampu memberikan fasilitas pengajaran agar mampu mengejar ketetinggalan sebagaimana sekolah maju lain. Jangankan mau melengkapi perlengkapan seperti sekolah2 maju ato bahkan kelas full multimedia layaknya SBI (sekolah Berstandar internasional) yg dalam pengajarannya pake boso londo, lhawong buat gaji gurunya aja sulitnya minta ampun. Sudah tak terhitung berapa bulan gaji beberapa guru ga bisa dibayar, khususnya Bu kepala sekolah (semoga Allah meredloi perjuangannya), tapi subhanallah....mereka tidak pernah menyerah, tetap pantang mundur hingga darah penghabisan.... Dan hari itu, seakan perjuangan selama 3 tahun itu sia2.... kelulusan hanya ditentukan oleh beberapa nilai mata pelajaran. Sementara kerajinan, akhlak, kejiwaan dan segudang potensi lainnnya, apalagi sisi agama, tidak dipakai sebagai acuan dalam kelulusan. sedikitpun Saya tidak bisa berbuat apa2, hanya mendoakan semoga semua diberi kesabaran, dan jangan lupa, ilmu yang bermanfaat yang diajarkan tidak akan putus pahalanya hanya karena tidak mencapai nilai tertentu sebagaimana sabda Kanjeng Nabi tentang tiga hal yang salah satunya adalah ilmu yang manfaat yang akan memberikan manfaat hingga di akherat kelak. Alaa kulli haal, " Allahummarzuqna 'ilman nafi'an"....

Jumat, 13 Juni 2008

Mak ku Juara satu...

Hujan kau ingatkan aku
Tentang satu rindu
Di masa yang lalu
Saat engkau masih
Indah di sisiku

Terbayang satu wajah
Penuh cinta
penuh Kasih
Terbayang satu wajah
penuh dengan kehangatan...

Kau Ibu....


Dua bait syair diatas benar-benar mewakili isi hatiku saat ini. Ya, hidup dirantau memang kadang terasa berat, apalagi buat bujangan lapuk n jomblo kayak saya. Jadi pas hujan begini, seingkali dalam lamunanku, kuteringat kedua orang tua, khususnya
Mak tercinta. Seakan masih kemaren tangan hangat iku menyentuh keningku dan memijitku saat saya sakit, memberi ketenangan yang luar biasa. Seakan baru kemaren, wajah teduh itu tersenyum bangga padsaya, apapun yang terjadi, meski saat itu saya berada di
ranking sekian dari seluruh isi kelas. Ayah, ya ayah...lelaki no satu dalam hidupku, yang penuh kesabaran mengarahkanku, mendidikku agar kelak menjadi orang yang benar, benar dalam hidup, benar dalam beragama dan benar dalam masyarakat....

Ah...kini keduanya telah rapuh, rapuh dimakan usia. Namun, subhanallah...mereka tetap berjuang, demi anak2 tercinta seakan mereka kan hidup 1000 tahun lagi. Tetap tanpa keluhan dan rintihan sebagaimana saat pertama mereka merajut kasih dalam ikatan suci
perkawinan. Kini, orang bilang saya telah dewasa, saya telah mampu berdiri sendiri. Namun apa yang terjadi...Ketika keduanya membutuhkanku, saya malah pergi jauh ke sana kemari...

Duhai ayah..ibu, maafkan anakmu yang satu ini, belum mampu membalas airmata segala penderitaanmu. Maafkan anakmu yang harus selalu jauh dan sibuk dengan kehidupannya sendiri. Maafkan anakmu yang selalu merepotkan kalian dengan keluhan dan
rintihan, sementara kalian dengan bersemangat, ya...bersemangat terus berdoa......

Tuhan, saya sangat menginginkan kelak hidupku seperti mereka....tidak neko2 dan macem2 dalam menjalani hidup ini. Cukup menjadi manusia biasa dan menjalankan fungsi dan kewajiban tanpa merasa berat tapi diniati sebagai ibadah. saya ingin kelak mendapat istri seperti Mak ku tercinta, sabar, ulet dan rajin ibadah. saya juga ingin menjadi suami seperti ayahku berusaha untuk bersabar apapun yang terjadi....Bahagia Dunya Akhirat....

Allahumma bi khurmati Abii wa ummi....
Allahummaghfirli Waliwalidayya Warhamhuma Kama Rabbayani Shoghiron..
Ij'alnii waladan shalihan fid diin wad dunnyya wal akhiroh.....
Amin....


(Stop dulu ngetiknya, udah mulai mendung mukanya.....)

Mom...Dad, Sambutlah anakmu yang ndablek ini....

(Dedicated Especially for my beloved parent, Kaji Hasan dan mak Kaji Munawwaroh
n for all parents all over the world n also someone there
We always proud of you nomatter what or even u never know it..)

The Most Tolol Moment....Ever!!!

Sungguh hari ini saya pengen banget ngetawain diri sendiri, seandainya boleh - pasti kepala tolol ini tak jeduk2no nang tembok - busyet... anarchy is not the right way out man..! (as Ust. Sanusi Said).
Ceritanya kemaren kan kerjaan di Sorong udah abis, pas saya nyari tiket mo balik ke Jakarta, ga taunya lagi peak season, karena selain pas hari Sabtu, minggu2 ini juga orang2 pada pergi ke Jawa buat ngedaptarin anak2nya sekolah atau kuliah di sana, jadi saya tidak dapat seat hingga beberapa hari ke depan. Nah, karena saya baru akan terbang ke Jakarta beberapa hari berikutnya, saya manfaatin hari2 tersebut
buat jalan2 en refreshing, itung2 ngilangin stress abis kerja keras di bawah tekanan (ccckk..bosone wes koyok wong gennah ae hehehe..). Karena ga da kerjaan, trus saya tetep dapet uang saku lumayan- maka pikiran kerdil ini pun muncul di kepala saya. saya ingin nyoba makan di sebuah warung franchise asing di sebuah supermarket yang supermacet. Selain karena bosen tiap hari makan di warteg buat ngirit ongkos (biar dwitnya ngumpul buat kawinan), saya juga pengen dibilang modern, masak berbulan-bulan ngumpulin dwit, makan di resto gitu ga pernah.

Dan tahukah kawan, itu adalah awal dari moment paling " tolol" dalam hidupku.....

Tidak seperti biasanya -abis isya' langsung ngerjain report n baca2- hari itu saya dandan istimewa. Maklum, saya akan berkunjung ke sebuah tempat dimana menurut temanku - hanya orang2 berduit yang boleh masuk- saya juga akan mendapat prestise, sebuah kata yang sering saya terjemahkan sebagai " ghaya thok". Setelah siap, saya berangkat naik taksi (jangan bayangin taksi Bluebird seperti di Jakarta, disini taksi
berarti angkot kalo di Jawa). Sampe di supermarket tersebut, temenku terkagum-kagum melihat sebuah warung yang terang penuh dengan warnawarni lampu. Di sudut warung tersebut nampak gambar seorang laki2 berumur sekitar 50 tahun dan ada tulisan " Kentucky Fried chicken". saya jadi keinget cerita si Ikal dan Arai
dalam Novel Tetralogi Sang Pemimpi karya Andrea Hirata, pas baru nyampe Jakarta dan terdampar di depan warung KFC tersebut. Si Arai yang sok tau mengatakan bahwa kentucky Fried Chicken ini adalah sebuah toko ternak ayam milik Mr. Fred gendut itu, karena tidak mengerti ikal pun hanya manggut-manggut saja. Baru beberapa
tahun kemudian, setelah mereka sukses, peristiwa itu menjadi bahan ledekan Ikal kepada si Arai, karena sangking sok tahu nya, Arai mengira Fried itu nama orang, padahal kenyataannya Fried adalah kata pasif yang berarti "digoreng".....dan ternyata warung itu memang milik Pak Gendut itu, tapi bukan mr. Fred namanya, tapi Kolonel Sanders...

Begitu juga saya, baru masuk ke resto franchise (saya sebut aja "warken" stands for warung kentucky), saya sudah merasa bangga, saya merasa telah menjadi bagian dari gaya hidup kalangan "The Have", orang2 yang kaya..Rasa congkak itu terus menerus berbiak dalam diri saya, maklum wong ndeso dadi wong kutho dadakan..
saya langsung mengambil posisi antrian...hingga kemudian, setelah hampir satu jam antri, saya belum mendapat giliran...padahal perut sudah teriak2 minta diisi.
Lihatlah kawan, bagaimana demi sebuah kata " prestise ", saya rela harus mengantri seperti orang kelaparan di zaman jepang, betapa besar energi kesombongan itu dan betapa BODOH dan TOLOL nya saya ......

Sambil antri, saya ketawaketiwi sendiri teringat pengalaman konyol beberapa tahun lalu. Pas baru masuk kerja di Medan, temenku sekaligus guruku si Pail (sory bro, if u read this blog, i hope u will forgive me even i'm sure you'll never forget that moment hehehe), ngajakin makan di salah satu resto mirip KFC, dia bilang mo ngajarin saya "make over" ben ga kayak orang desa. Pas udah pada dapat makanan n bayar, saya pergi ke meja makan. Karena kebiasaan makan di desa dulu, Mak selalu mengajarkan agar cuci tangan dan berdo'a sebagaimana kebiasaan Kanjeng Nabi, saya langsung pergi ke tempat cuci tangan yg kulihat dari tadi penuh dengan orang. pas saya nyampe situ, udah ga da orang, saya langsung aja pencet tu kran, n guess what...bukannya air yang keluar, tapi chaos.......(gubrak, untung ga da orang laen....). Udah gitu pas makan nasi, langsung aja saya krawuk pake tangan n main sebul2 karena agak panas, padahal sebenernya makannya cukup denganpegang n gigit karena ada kertasnya, jadi ga perlu berlepotan butiran nasi...ndeso2...tobat2..

Setelah lama ngantri tapi tetep ga dapet2 pesenan, saya kecapean dan langsung aja pulang. Hilang sudah nafsu makan karena bete n jengkel, coz tadi saya lihat pelayannya ternyata masih tahap belajar istilahnya "trainee",jadi lemot banget cara ngelayaninya. Tapi beruntunhyg, ditengah perjalanan pulang,saya melewati warteg tempat saya biasa makan. saya mampir saja daripada nanti semaleman ga bisa tidur karena kelaparan. Dan kawan, tahukah kalian, tidak sampai sepuluh menit, ya sepuluh menit...pesanan saya telah tersedia di meja, hangat dan nikmat saya rasakan saat
masakan negri saya itu masuk ke mulut, benar2 jauh lebih enak dan lebih cepat dari warung asing yang katanya hanya untuk orang2 "the have" itu.

Ah, benar2 mahal biaya yang harus dibayar hanya untuk sekedar menjadi bagian dari " the have",gaya hidup mordern. Jadi sekarang saya cuma pengen menjadi warga biasa, tanpa embel2 dan pangkat apa2....ya, orang biasa yang tidak harus mengorbankan waktu
dan tenaga hanya untuk makan sepotong ayam (kecuali ada yg beliin hehehe "gratiz minded syndrome"). Sumprit, bagi saya, makan sepotong kue kecil di mejid kampung abis baca tahlilan bersama teman2 jauh lebih nikmat daripada makan di resto yang
katanya keren itu. Ah, benar2 enak menjadi wong ndeso....

Hidup orang biasa..!!! Hidup Ndeso...!! Bravo warteg...!!! Merdeka....!!!

(Pesen moral bang A Ceng : cintailah ploduk-ploduk dalam negli...").*


Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak bermaksud menghina siapapun - kecuali saya sendiri -.red.


* Thanks to : Pail for the nice moment, Bang Heru buat kesabarannya menuruti semua nafsu narsisku en of course last but not least (bener ga susunannya??..), mas Andrea Hirata buat The most coolest n Inspiring Novel i've ever read, yg mengajarkanku bagaimana memandang sebuah cita2.....keep movin' Bro !!

Senin, 09 Juni 2008

What was That.....???!!!

assalamualaikum...
Kaifa haalukum ayyuhal "Blogger".....mg2 apik2 wae....
Gini, hari ini aku dah nyampe di tempat baru lagi, orang sini bilang kota seribu gempa alias Nabire. Ya, kota yang tahun 2005 silam luluh lantak dihajar gempa bumi, kini mulai berbenah. Hampir semua gedung pemerintahan baru semua meski masih terdapat sisa-sisa reruntuhan. Nabire merupakan kota kecil yang mungkin mirip2 kota Blitar di Jawa timur, ada beberapa pusat pertokoan sebagai jantung bisnis di kota ini. Sebenernya selain dengan pesawat terbang kecil (twin otter) kapasitas 12 orang, untuk sampai di kota ini juga bisa melalui jalur laut dan darat. Tapi karena dikejar deadline dan karena jadwal kapal laut masih lama trus jalur darat yg hanya bisa ditempuh dengan mobil 4WD ( 4 Wheel Drive alias bermesin ganda) selama 2 hari keluar masuk hutan, akhirnya kami putuskan naik pesawat saja. Setelah menyelesaikan pekerjaan selama dua hari kami berkesempatan jalan2 ke beberapa sudut kota n sempat ngicipin makanan laut (sea food) khas daerah sini di tepi pantai nabire yang indah, sambil nungguin sunset. tapi aku juga sedih, karena dulu pas sekolah punya temen deket namanya Bilal yang asli orang Nabire. nah, mumpung di sini aku pengen banget ke rumahnya, buat kangen2an setelah 10 tahun ga ketemu. Karena aku ga punya no telp nya, tentu aja susah nyari dimana rumahnya, meski udah dibantuin ma si Google...Yawes, kayaknya mungkin suatu saat aja, kalo Allah mengijinkan....I miss u Bro,..Bilal, ai lap yu....

Hari berikutnya, kami lanjutkan perjalanan ke biak yg ditempuh dengan pesawat Twin Otter selama 1 jam melewati pulau kecil bernama serui yg juga akan kami singgahi. Take off dari nabire berlangsung aman dan lancar karena weather nya juga agak bagus sehingga kami bisa melihat Sunrise dari wilayah udara nabire. Tapi pas diatas, kami juga sempet kawatir, karena di kokpit kami melihat sepertinya salah satu pilot masih training karena dia mencatat beberapa perubahan pada instrument pesawat, maklum kecelakaan pesawat kecil disini bukan hal yg aneh lagi....Hanya do'a kami panjatkan semoga perjalanan ini lancar dan cepat sampai. Biak merupakan kota yg juga lumayan indah, kota ini dikelilingi perbukitan dan nerupakan salah satu kota besar di Papua. Bahkan, kota ini sudah terkenal di dunia antariksa luar negeri, karena posisinya tepat berada di Garis Khatulistiwa (mboh bener mboh ora...) sehingga sangat menguntungkan buat peluncuran satelit karena mengirit bahan bakar, dibandingkan jika peluncuran dilakukan dari florida, AS. Bahkan beberapa bulan lalu, pemerintah daerah setempat telah menyepakati perjanjian dengan pemerintah Rusia, akan dilakukan peluncuran satelit rusia dari bandara Biak. Ah, negeri kita memang kaya, sayang hanya dinikmatin beberapa orang saja..... :-( .

Dari biak, perjalanan dilanjutkan ke serui melalui laut. Kami naik fery Roro (Roll in Roll Out) dan ngambil kelas Bisnis yg harganya agak mahal sedikit. namun, bayangan kami buyar karena kami mengira kelas bisnis serupa dengan hotel sebagaimana di Kapal besar lain. Di sini kelas bisnis cuman dibedain bentuk kursinya saja. Kalo di kelas ekonomi hanya berkursi plastik, kalo kelas bisnis kursinya bisa dilipat, thats all...! ga dapet minum, apalagai makan sebagaimana harapan kami hehehe... (makanya, jadi orang jangan tamak, kata Ust. Sanusi)..

Serui adalah kota kecil yang indah. Kota ini diapit dua buah sungai yg sangat jernih, sebagaimana sungai2 lain di papua, karena masih alami dan belum tercemar.
bandingin dengan sungai ciliwung di Jakarta yg baunya Naudzu Billah n suka bikin adem panas orang2 bantaran sungai karena suka banjir dadakan... Di kanan kiri sungai terdapat bukit2 kecil yang sangat indah dengan berbagai macam tumbuhan dan burung2. Kami sempat juga berjalan-jalan ke pantai dan melihat anak2 kecil memancing ikan. Kami sempat ingin ikut memancing, namun setelah melihat ada beberapa babi makan di sampah di pantai tersebut, akhirnya rencana itu dibatalin.. ga lucu khan berebutan ikan kecil ma babi, hii...

Nah, setelah 2 bulan, Alhamdulillah sebenernya perkerjaan kami di Papua sudah selesei di kota Serui ini. Namun, karena ada tambahan 2 site lagi di Sorong, kami mau tidak mau harus ke sana, baru nanti balik ke Jakarta. Karena sudah tidak terlalu dikejar deadline, kami putuskan perjalanan ke sorong ditempuh melalui Kapal Laut.
Pas sore harinya, ada kapal laut Doro Londa arah ke Sorong. Kami beli tiket kelas 1 B yg ga jelek2 banget juga ga terlalu mewah, lumayanlah buat perjalanan sehari semalam. Oh iya, pas di Kapal kami bertemu dengan orang londo dari Canada. Nah pas ngeliat pemandangan laut yg indah, keluarga Canada ini terheran-heran melihat awak kapal membuang sampah bekas masakan ke laut dengan seenaknya. Anaknya yg kecil - si Boy - bahkan bilang " It should be not done...people never think their world environtment...(mbuh bener mbuh ga' aku gapati iso boso londo...maklum, pas sekolah mbiyen males dadi jo podo ditiru yo.....).
yang konyol lagi, pas mereka sedang terheran-heran, tiba2....Plak...sepotong plastik kresek terbang dan hampir singgah di muka si Bule. Dengan terheran-heran si bule berkata : ' What was That.....???!!!, dengan gagah perkasa aku menjawab, That was Flying Plastic alis plastik mabur.... (hehehe, yoiku tok seng ta ngerteni). Perjalanan ke sorong rencananya ditempuh selama sehari semalam melalui Pelabuhan Nabire dan Manokwari baru ke sorong. Karena tidak tahu bakal singgah di Manokwari, aku ga sempet beli oleh2 buat keluarga temenku yg beberapa bulan lalu aku ikut tinggal bersama mereka. Sambil berniat pamitan dan menyampaikan rasa terima kasih, aku pergi ke rumahnya. sekalian aku berikan Al-quran satu2nya sebagai cindera mata karena mama dia yg kristen kothok pengen mempelajari al-quran tersebut karena ada terjemahannya. Semoga surat pertama yg dia baca adalah al-ikhlas (karena kan orang indonesia terbiasa membuka buku dari kiri), sehingga hatinya terbuka dan mengakui ke-Esa-an Allah dan kelak mau masuk Islam,sepeti kisah mantan Suster Irene Handoyo, Amin. Sebagai gantinya, ibu itu memberi aku injil berbahasa Arab yg dia bilang tidak bisa membacanya, jadi diberikan padaku (aku terima aja, itung2 buat kenangan meski aku juga ga ngerti isinya apaan). Nah, di pelabuhan aku hampir ketinggalan kapal. karena rumah kawan tadi ada di kota, jadi agak lama kesana. Pontang panting aku lari karena beberapa saat lagi tangga kapal mau diangkat. Akhirnya dengan terengah-engah aku sampai juga diatas kapal, ah...aman (kayaknya mirip banget ma kisah si jack dalam The Titanic hehehe..narsis mode On). Tapi pas tangga mulai diangkat, kelihatan dari dermaga masih ada beberapa orang yg mengejar kapal. Sambil berteriak-teriak, mereka berusaha mengejar kapal. Namun, nasi sudah menjadi bubur alias nasib susah diatur...., kapal tetap berjalan. Beberapa orang tetap memaksa naik ke kapal dengan melompat, sementara yg laen melemparkan barangnya. Malangnya, 1 orang jatuh ke laut dan di sisi dermaga terlihat 2 cewek menangis sesengukan karena ketinggalan......ah, semoga ada yg menolong mereka....

Selasa, 03 Juni 2008

Brrrr....Anyep Mak....

Assalamualaikum.....
Hari ini aku baru nyampe di dataran tertinggi di Indonesia (ngarang kali ye...:-), Enarotali. Terletak di sebelah Puncak Jayawijaya, enarotali bener2 memberikan sensasi dingin yg luar biasa. Perjalanan dengan pesawat capung (sebutanku buat pesawat twin otter) hanya ditempuh selama 30 menit. Meski cuaca berkabut dan pesawat sedikit goyang2, pemandangan diatas sungguh indah, apalagi pas kita lewat diatas puncak Jaya, Subhanallah...sangat indah. Sebelum landing, keindahan desa Enaro udah nampak dari atas, hamparan padang rumput dan danau yg dikelilingi pegunungan di kanan kiri bener2 memanjakan mata. Sampe di Enaro,kita langsung cari hotel. Beruntung, meski ga kenal2 sapa2 tapi pas di pesawat kita kenalan ma mas2 dari Suroboyo yg lagi ada survey di Enaro, jadi kita nginep satu hotel. Oh ya, kalo aku bilang hotel, jangan ngebayangin kaya di Jakarta hotel dengan bintang sekian, di sini hotel bintang sepuluhpun kagak ada bedanya dengan rumah Pak Kades di desa2 kecil di Jawa, it's totally simple (kasur, bantal n slimut that's all- gausah ngebayangin ada tipi kabel, bisa baca koran aja udah mending). Nah, karena berada di salah satu puncak tertinggi di Indonesia, desa ini hanya bisa ditempuh dengan pesawat kecil. Karena itu, pas aku cerita anggapan orang Papua itu miskin seperti anggapan banyak orang, itu salah besar. Disini naik pesawat seperti naik angkot, udah menjadi pemandangan umum kalo naik pesawat ma orang2 bawa ayam, ketela maupun hasil kebun lain..of course some of them "ngeplek" alias gapake sendal....
Enaro emang dingin banget, kaki nginjek lantai aja dinginnya minta ampun belom lagi pas mau wudlu, brr....abis mandi rasanya badan semutan semua, aku yg orang malang kota dingin aja masih ganyeben...jadi abis mandi langsung berjemur, saking dinginnya madi ama berjemurnya lebih lama berjemurnya hehehe...Desa enarotali masih sangat alami, ada danau besar tempat kita mancing dan jalan2 pas matahari tenggelam indah banget, cocok buat ngilangin stres dan tadabbur kebesaran Allah..
'Alaa kulli haal....Subhaanalaah...Maa kholaqta hadzaa baathilan...

(Enarotali)

Kamis, 22 Mei 2008

Awas Malaria, Jolali Mangan n Ngemil...

Assalaamualaikum wr.wb.
whoi, dorang pu nama sapa kah.....begitulah cara orang Papua pas ketemu orang baru, kamsudnya nanyain u punya nama sapa kah?...Ya, setelah hampir sebulan aku tinggal di Papua, ternyata emang jauh dari yang selalu kubayangkan, bahwa orang Papua itu ndeso
(padahal engga', hp2 nya canggih2, punyaku aja cuman c45 jaman Jepang, mereka yg pergi ke ladang aja hp nya sekelas Nokia seri N atau bahkan Soner W seri terbaru hehehe), miskin (ini lg yg ga kebukti, bayangin aja, hampir tiap sudut rumah pada punya satelit receiver...Yaiyalah, karena disini ga dapet sinyal TV, jadi hrs lewat satelit) and many more. Oh ya, sekarang ini aku udah 2 hari tinggal di kota emas Timika setelah nempuh perjalanan 2hari dari kota Pala (fak2). Sebenernya kemaren udah beli tiket pesawat, tapi setelah BT nungguin 2 jam di bandara, eh tau2 flight dibatalin gara2 cwaca buruk...uh...bener Papua banget deh...emang cwaca
disini agak ga keruan, maklum dikelilingin laut sih...
Nah, kemaren kan sempet juga naik kapal laut pas ke Fak2 tapi karena ga ngerti n ga mau nanya, aku ambil kelas ekonomi aja, itung2 ngirit operasional. Dan ternyata, awakku loro kabeh....udah tidur di papan, truz abis gitu makannya antre kaya' dipenjara, lom lagi bawaanku yg lumayan banyak n sendirian, jd bener2 ribet deh. Nah, perjalan kali ini aku sengaja ngambil kelas yg agak lumayan. Abis nukerin tiket pesawat dengan dwit cash, aku langsung ngeliat jadwal kapal. Nah ternyata besok ada kapal jam dua. Aku memutuskan berangkat besok, tapi ternyata aku kurang teliti. Pagi2 abis bangun tidur, ibu kos bilang kalau semalam ada bel setom panjang tanda
ada kapal laut yg berangkat. Ternyata kemaren yg dimaksud jam2 itu malem, bukan jam 2 siang..Ya Alloh...telat deh, akupun panik karena engga mungkin harus nunggu bulan depan (kerjaan ga beres2, kapan kawin hehehehehe...kidding man). Tapi alhamdulillah, Mas Nar,sopir angkot yg kusewa bilang bahwa besok lagi ada kapal ke Timika. Langsung aja aku cabut ke pelni beli tiket buat besok. Nah, kalo tiket ekonomi biasa cuman 250.000, maka untuk kelas 2 harganya berlipat hingga 725000, cocoklah buat perjalanan 2 hari, daripada naik pesawat bisa 2 kali naik en biayanya bisa membengkak hampir 2 juta. Ternyata kelas2 itu sebenernya kapal kru Kapal yg disewain, jadi
istilahnya ceperan selain gaji. tentu saja beda banget dengan kelas ekonomi. Kalau di ekonomi kita tidur bareng2 di papan triplek, jadi kalo lagi ombak besar kaya' sekarang, jangan bayangin deh goyangannya...muser2 ga keruan, nah di Kelas 2 udah pake kasur empuk, mirip di hotel lah. trus kalo di ekonomi mandinya di kamar mandi umum yg baunya, naudzu billah, H2SO4 deh (hehehe itu istilah kimia karanganku
sendiri yg maknanya kurang lebih Paaaaaaaaaaaaauwesing...!). lom lagi jatah makan di restoran yang - tentu saja - boleh nambah sepuasnya tentu saja hanya bagi yg ga punya wajah2 malu kayak aku sangat menguntungkan hehehehe....
Tapi meski tinggal di Kelas 2, bete juga rasanya, karena penumpangnya dikit banget. Pas aku jalan2 di dek luar, aku ngobrol2 ma ibu2. Abis ngobrol lama aku baru tau kao dia seorang (Tuna Susila). dia berasal dari Banyuwangi. Dia banyak cerita tentang kisah masa lalunya dan kenapa dia terjun ke dunia gelap tersebut, yaitu karena stress abis cerai dengan sang suami. Yang tragis, di sela2 kegiatannya dia masih sempet kadang ngelaksanain sholat. Ya Allah, sementara kita yg mengaku bersih kadang masih suka malas (Ampuni kami ya Allah...). Aku juga sempet coba2 nasehatin dia, biar dia kembali ke jalan yg bener, karena meski alasan mencari rejeki buat anak, namun itu adalah jalan yg haram dan pasti tidak berkah. Dia bilang, suatu saat akan berhenti..Semoga Allah segera membuka hatinya buat taubat, Amin.....
Nah, hari kedua aku tiba di Timika, kota paling kaya sekaligus paling rawan di Papua, karena sering ada perang antar suku......Pertama aku turun kapal, aku bingung ga karuan karena ga punya kenalan, wes poko'e bismillah ae aku berangkat ke kota sambil berusaha ngehubungin temen2 siapa tahu ada yg punya kenalan. Pas nyampe kota alhamdu lillah, ada temen yg punya kenalan, dan singkat kata aku dijemput oleh dia. mas Hadi namanya, seorang pendatang dari Lamongan. orangnya friendly banget, aku diterima di rumahnya yg sederhana dan alhamdlillah deketan mesjid. Istrinya, mba ayu juga welcome banget, so meski jauh dari rumah aku tetep merasa seperti di kampung sendiri. Nah, di
Timika, mas Hadi Bilang kita musti ati2 jaga badan. Sedikit ngedrop bisa langsung kena malaria. Dan ternyata salah satu syaratnya cocok dengan hobiku, harus banyak2 makan...jangan sampe kelaparan hehehe.......karena udah dianggep saudara, makan minumpun gratis.....
(ok besok sambung lagi ya...)